Imigrasi Tanjung Perak Edukasi Keimigrasian kepada 200 Pelajar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik
Edukasi keimigrasian oleh Imigrasi Tanjung Perak di SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak menggelar Immigration Goes to School di SMA Muhammadiyah 10 GKB GRESIK yang diikuti 200 siswa dan guru untuk meningkatkan pemahaman tentang keimigrasian, dokumen perjalanan, TPPO, TPPM, dan sekolah kedinasan, Kamis 23 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran hukum dan wawasan keimigrasian sejak dini bagi generasi muda.
Petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak memberikan sosialisasi mengenai pentingnya dokumen perjalanan seperti paspor, prosedur pengurusannya, serta hak dan kewajiban warga negara dalam penggunaannya.
Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), termasuk modus pelaku, dampak bagi korban, serta pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran bekerja atau bepergian ke luar negeri yang tidak sesuai prosedur.
BACA JUGA:Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Gelar Operasi Gabungan di Kabupaten Lamongan

Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak menghadirkan Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) untuk memperkenalkan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Para taruna diperkenalkan pada profil Poltekimipas, proses penerimaan taruna, kehidupan selama pendidikan kedinasan, hingga prospek karier di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Henry Wibowo, menyampaikan bahwa Immigration Goes to School penting untuk mengenalkan keimigrasian kepada pelajar sekaligus menambah wawasan tentang dokumen perjalanan, bahaya TPPO dan TPPM, serta peluang sekolah kedinasan.
Menurutnya, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas materi yang dinilai bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran hukum siswa, khususnya terkait keimigrasian.
BACA JUGA:Dua WN Belanda Di-blacklist, Dirjen Imigrasi Tegaskan Larangan WNA Gelar Event di Indonesia
Ia menambahkan, Ulyatun Nikmah juga menyoroti program Pasporia yang memudahkan layanan keimigrasian bagi siswa, orang tua, dan masyarakat serta berharap kerja sama tersebut terus berlanjut.
Salah seorang siswa peserta kegiatan juga menyampaikan kesan posi f terhadap pelaksanaan IGS. "Acaranya sangat menarik dan menambah wawasan. Saya jadi memahami apa saja yang harus dipersiapkan sebelum bepergian ke luar negeri, mengenal berbagai jenis paspor, serta mendapatkan informasi mengenai sekolah kedinasan Poltekimipas yang sebelumnya belum banyak saya tahu."Salah seorang siswa peserta kegiatan menyampaikan," ujarnya.
Sumber:





