Ketiga, perhatikan cara memasak nasi merah agar lebih pulen. Salah satu alasan nasi merah terasa keras biasanya karena teknik memasaknya kurang tepat.
Gempur Rokok Illegal--
Sebaiknya beras merah direndam sekitar 30 menit sebelum dimasak, serta menggunakan air sedikit lebih banyak dibandingkan saat memasak nasi putih.
BACA JUGA:Tips Menyimpan Stok Sayuran Sahur agar Tetap Segar Selama Seminggu
Bagi yang masih beradaptasi, nasi merah juga bisa dicampur dengan sedikit nasi putih agar teksturnya lebih ringan.
Keempat, variasikan lauk dan bumbu agar tidak terasa hambar. Nasi merah akan terasa lebih nikmat jika dipadukan dengan tumis sayur bawang putih, sup bening hangat, atau sambal rumahan rendah gula. Kreativitas dalam mengolah lauk sangat berpengaruh pada cita rasa keseluruhan menu sahur.
BACA JUGA:Sahur Minum Kopi saat Puasa? Ini Batas Aman Kafein agar Jantung Tak Berdebar
Terakhir, pastikan asupan cairan tetap tercukupi. Konsumsi serat yang cukup perlu diimbangi dengan minum air putih yang memadai agar pencernaan tetap lancar dan tubuh tidak terasa kembung selama berpuasa.
BACA JUGA:7 Ide Lauk Sahur Simpel Tinggi Protein untuk Puasa Ramadan Lebih Kuat dan Tidak Mudah Lemas
Tren gaya hidup sehat di tahun 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya kualitas asupan saat sahur. Oatmeal dan nasi merah bukan lagi sekadar alternatif diet, tetapi bisa menjadi pilihan utama untuk menjaga stamina selama Ramadan.
BACA JUGA:Sahur Anti Lemas! Ini 6 Buah yang Bantu Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Dengan pengolahan yang tepat dan kombinasi nutrisi yang seimbang, menu tinggi serat tetap bisa terasa begitu lezat, praktis, dan tentu saja mengenyangkan. (Mg/Azizah Rahma)