SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dua pria jadi korban pembacokan setelah menggelar pesta Arak Bali. Insiden berdarah itu terjadi pada Jumat 23 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Pakis Gelora Gang 1, Wonokromo, Surabaya.
Pelaku pembacokan sudah diamankan polisi. Dia adalah Achmad Taufik Kristianto (40) asal Jalan Pakis Gelora Gang 2. Sementara korbannya adalah Setio Ariyanto dan Hendrian Teotista Tanudihardjo. Keduanya menderita luka sabet parang yang digunakan tersangka.
BACA JUGA:Rebutan Pacar, Siswa SMA di Situbondo Jadi Korban Pembacokan
Mini Kidi--
Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Warsito Adi mengatakan, kejadian bermula ketika kedua korban dan beberapa orang lain pesta minuman keras jenis Arak Bali. Dalam semalam, mereka menghabiskan dua botol berukuran 600 mililiter. Sekitar pukul 22.00 WIB terjadi sebuah insiden kecil yang jadi pemicu.
"Saat itu, ATK mengendarai sepeda motor dan menabrakkan kaki pelapor SA. Sehingga teman pelapor HTT marah lalu memukul tersangka dan mengenai wajah. Setelah itu dilerai oleh warga sekitar," katanya, Senin 16 Februari 2026.
BACA JUGA:Polisi Gelar Olah TKP Kasus Pembacokan Istri dan Lima Tetangga di Situbondo
Selanjutnya, Ari dan Taufik pulang ke rumah masing-masing. Namun, di lokasi pesta miras itu masih ada Hendrian, Rizki, dan Sugeng. Mereka masih duduk-duduk di tempat tersebut. Sekitar pukul 23.30 WIB, tersangka ternyata kembali.
"Korban HTT dibacok atau disabet oleh ATK mengenai siku tangan sebelah kiri. Sabetan itu mengakibatkan luka sobek dan berdarah," lajutnya.
BACA JUGA:Motor Mahasiswa Situbondo Jadi Sasaran Komplotan Begal Sadis, Bacok Korban Rampas Motor
Sugeng kemudian mendatangi rumah Ari. Dia bercerita bahwa Hendrian dibacok oleh Taufik. Emosi Ari langsung memuncak, dia langsung pergi ke rumah Taufik untuk menanyakan maksud tindakan tersangka terhadap Hendrian.
"Pelapor yang sudah tersulut emosinya langsung memukul tersangka, namun tidak kena. Saat itulah tersangka mengambil parang lagi dan langsung membacok atau pelapor sebanyak enam kali," terangnya.
BACA JUGA:Lolos dari Maut! Penjual Kopi di Jember Merangkak Pulang dengan Luka Bacok Usai Dirampok Begal Sadis
Sabetan itu mengenai punggung, pundak sebelah kiri, lengan sebelah kanan, dan paha sebelah kanan. Kedua korban kemudian dilarikan ke RS William Booth. Ari harus menerima kurang lebih 25 jahitan untuk setiap luka robek tersebut.
"Tersangka dan korban ini saling kenal. Tidak minum bersama. Korban yang minum-minum. Pelaku lewat, dibully. Dia tersinggung lalu pulang ambil parang. Saat itu tersangka pulang kerja," pungkasnya.