MEMORANDUM.DISWAY.ID-Awal menjanjikan Chelsea bersama pelatih baru Liam Rosenior harus tertahan setelah Leeds United bangkit dari ketertinggalan dua gol dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Stamford Bridge.
Hasil ini menggagalkan ambisi The Blues meraih kemenangan kelima beruntun di Liga Inggris.
Hingga pertengahan babak kedua, pertandingan tampak berjalan sesuai rencana Chelsea. Di bawah arahan Rosenior, tuan rumah menunjukkan perkembangan signifikan dengan permainan yang lebih hidup, agresif, dan enak ditonton.
Chelsea membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui João Pedro. Berawal dari kombinasi rapi di lini tengah, Enzo Fernández mengirim umpan pendek kepada Cole Palmer, yang dengan cerdas memutar badan dan melepas through pass akurat ke arah Pedro.
Sang penyerang menjaga posisinya tetap onside sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian elegan melewati kiper Karl Darlow untuk gol liga ke-10 musim ini.
Kepercayaan diri Chelsea semakin meningkat. Dominasi penguasaan bola terlihat jelas, terutama di sektor tengah, di mana mereka kerap unggul jumlah pemain dan tempo permainan jauh lebih cepat dibandingkan Leeds.
Situasi ini menjadi angin segar bagi pendukung tuan rumah yang sebelumnya kerap frustrasi dengan aliran bola lamban.
BACA JUGA:Petenis Indonesia Janice Tjen Dapat Pelajaran Berharga dari Iga Swiatek
Mini Kidi--
Gol kedua Chelsea lahir dari titik penalti. Kiper Robert Sánchez memulai serangan dengan umpan panjang akurat ke João Pedro.
Bek Leeds, Jaka Bijol, melakukan pelanggaran yang tidak perlu dengan mendorong Pedro hingga terjatuh di kotak terlarang. Cole Palmer yang maju sebagai eksekutor sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Namun, keunggulan tersebut justru berubah menjadi petaka. Chelsea mulai kehilangan konsentrasi dan kembali menunjukkan kelemahan lama di lini belakang.
Leeds memperkecil ketertinggalan setelah Jayden Bogle dilanggar, yang berujung penalti dan sukses dieksekusi Lukas Nmecha.
Momentum berbalik ketika kesalahan fatal di sektor pertahanan Chelsea memberi ruang bagi Bogle untuk menusuk dan menciptakan kekacauan.
Situasi tersebut dimanfaatkan Noah Okafor untuk mencetak gol penyeimbang, sekaligus membuat Stamford Bridge terdiam.
Chelsea sejatinya masih memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan. Cole Palmer mendapatkan kesempatan di menit-menit akhir, namun gagal memaksimalkannya.
Peluang yang terbuang itu menegaskan kekecewaan tuan rumah setelah keunggulan dua gol sirna begitu saja.
Hasil imbang ini menjadi peringatan serius bagi Chelsea. Meski menunjukkan progres positif di bawah Rosenior, konsistensi dan fokus sepanjang laga masih menjadi pekerjaan rumah besar jika mereka ingin bersaing di papan atas Liga Premier.