Transformasi Karier Margie Hutagalung: Lulusan Pendidikan Guru PAUD Unesa ke Dunia Modelling

Jumat 06-02-2026,07:18 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sejak kecil, Siyenamaria Lamora Margaretha Hutagalung, S.Pd., yang akrab disapa Margie, sudah terbiasa menyaksikan ajang Puteri Indonesia bersama sang ibu. Bukan karena ketertarikannya saat itu, melainkan karena dorongan sang ibu yang setia mengajaknya menonton setiap malam final. 

Kala remaja, Margie justru dikenal sebagai pribadi tomboy, jauh dari bayangan dunia pageant dan modeling.

BACA JUGA:Cerita Vania Sabrina, Sukses Go International Lewat Modeling


Mini Kidi--

Namun, perlahan, kebiasaan sederhana bersama sang ibu itu menanamkan mimpi di dalam hatinya. Saat duduk di bangku kuliah pada 2018 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), ia memberanikan diri mencoba memulai ajang Putera Puteri Kampus, langkah pertamanya dimulai. Usaha itu berbuah manis ketika ia meraih gelar Puteri Berbakat Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA.

Sejak saat itu, pintu dunia modeling dan pageant pun terbuka lebar. Berbagai pengalaman ia jalani, mulai dari menjadi model foto dan video berbagai produk, runway di ajang nasional, hingga tampil sebagai bintang tamu di berbagai kegiatan. 

BACA JUGA:Kisah Ernanda Tungga Dewi, Sukses Taklukkan Panggung Modeling dan Bangun Bisnis Agensi

Tahun 2021, namanya semakin dikenal setelah terpilih sebagai Wakil I Yuk Gresik. Ia juga dipercaya menjadi juri dan pembicara di sejumlah forum edukatif dan kreatif.

Tahun demi tahun, kiprahnya terus berkembang. Pada 2023 hingga 2025, Margie tampil dalam berbagai peran, mulai dari talent iklan televisi, guest star konferensi internasional, runway di Dekranasda Fest, hingga menjadi narasumber tentang etika, personal branding, dan kreativitas di era digital. 

BACA JUGA:Sweet Modeling Juara 1 Kategori Kelompok di Parade Surabaya Fashion Festival 2025

Di balik gemerlap panggung, perempuan 26 tahun asal Kabupaten Gresik dengan tinggi 166 sentimeter ini kini bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan swasta. Di sela kesibukannya, ia tetap menjalani pekerjaan freelance sebagai model dan muse.

Waktu luangnya ia isi dengan olahraga tenis dan padel, menjaga kebugaran tubuh dan keseimbangan hidup.

BACA JUGA:Biwi Abiyyah Nujud Dalili: Dunia Modeling Sangat Asyik

Kepeduliannya terhadap sesama juga menjadi bagian penting dalam hidupnya. Margie aktif sebagai educator volunteer yang mengajar anak-anak marginal. 

Selain itu, ia melayani di gereja sebagai penyanyi dan tim multimedia. Baginya, prestasi sejati bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga tentang memberi dampak bagi lingkungan sekitar. (Ain)

Kategori :