BACA JUGA:Kombespol Putu Kholis Aryana Kembali ke Bumi Arema sebagai Kapolresta Malang Kota
Kata Putu Kholis, pencegahan kejahatan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Tetapi harus dibangun melalui kolaborasi, sinergi, dan soliditas antara Polri, sekolah, orang tua, serta lingkungan sekitar.
Kejadian anak di bawah umur terlibat pencurian menjadi alarm bagi kita semua. Polisi tidak boleh hanya hadir saat ada masalah, tetapi harus hadir lebih dulu sebagai pembimbing.
Melalui penguatan program “Polisi Sambang Sekolah” Polresta Malang Kota berharap pelajar menjadi pelopor sadar hukum, berkarakter, serta memiliki kepedulian keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (edr)