"Ini inovasi pelayanan yang bagus bagi jemaah umrah dan haji agar mereka bisa lebih mengenal tempat-tempat bersejarah Islam di Madinah dengan nyaman," puji Dahlan Iskan.
BACA JUGA: Tentramnya Hati Jemaah Umrah di Raudhah Bersama Bakkah Travel
Pantauan Memorandum di lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Jemaah harus bersabar mengantre tiket karena kapasitas unit yang terbatas.
Pemerintah Arab Saudi sendiri telah menyediakan trek khusus agar operasional buggy car berjalan tertib. Jemaah pun dimudahkan dengan pilihan pembayaran tunai maupun nontunai.
BACA JUGA:Dahlan Iskan Bersama Jemaah Bakkah Travel Ziarah Makam Rasulullah dan Baqi
Menuju Masjid Quba: Masjid Pertama dalam Sejarah
Perjalanan buggy car ini umumnya dimulai dari titik dekat monumen "I Love Madinah" dan berakhir di pelataran Masjid Quba.
Masjid Quba memiliki nilai historis yang luar biasa. Dibangun oleh Rasulullah SAW pada tahun 622 M (1 Hijriyah) saat perjalanan hijrah, masjid ini berdiri sekitar 5 km di tenggara Masjid Nabawi.
BACA JUGA:Istimewa! Dahlan Iskan Turut Serta dalam Rombongan 88 Jemaah Umrah Bakkah Travel dan Memorandum
Ustaz Bajuri menjelaskan bahwa masyarakat Quba adalah kaum yang pertama kali menerima kenabian Muhammad SAW dengan tangan terbuka.
"Sangat dianjurkan mengunjungi masjid ini saat umrah. Ada keutamaan besar; melaksanakan salat dua rakaat di dalam Masjid Quba pahalanya setara dengan satu kali ibadah umrah," papar Bajuri.
Meskipun awalnya dibangun dengan arsitektur yang sangat sederhana, kini Masjid Quba telah bertransformasi menjadi bangunan yang megah dan luas melalui berbagai tahap renovasi oleh Pemerintah Saudi.
Mengenang Al-Qashwa: Unta Penentu Takdir
Di sela perjalanan, Ustaz Bajuri juga menceritakan kisah ikonik tentang unta milik Nabi Muhammad SAW yang bernama Al-Qashwa.
Kisah ini bermula saat Nabi tiba di Madinah setelah dari Quba. Kala itu, masyarakat Madinah berebut menarik tali kekang Al-Qashwa agar Nabi bersedia menginap di rumah mereka. Namun, dengan bijak Rasulullah bersabda: