Juara Australian Open Carlos Alcaraz Berencana Bikin Tato Kanguru

Selasa 03-02-2026,06:45 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono

MEMROANDUM.DISWAY.ID-Carlos Alcaraz mengaku tengah mempertimbangkan untuk membuat tato kecil bergambar kanguru di salah satu kakinya.

Tato tersebut akan menjadi simbol kenangan atas kemenangannya di final tunggal putra Australia Terbuka, Minggu lalu, sekaligus menandai pencapaiannya sebagai petenis putra termuda yang menuntaskan Grand Slam karier pada usia 22 tahun.

“Saya sudah yakin gambarnya kanguru. Tinggal menentukan letaknya,” ujar Alcaraz. “Saya masih memikirkan kaki yang mana dan betis kanan atau kiri.”

Sehari setelah kemenangan bersejarah itu, Alcaraz berpose santai di hadapan fotografer bersama trofi Australia Terbuka.

Ia tampil bergaya dengan busana serba hitam, sepatu pantofel, dan tanpa kaus kaki. Sesi pemotretan digelar di Royal Exhibition Building yang berada di kawasan taman pusat Kota Melbourne.

BACA JUGA:Benzema Resmi Hijrah ke Al Hilal, Peta Kekuatan Liga Saudi Berubah


Mini Kidi--

Sementara itu, juara tunggal putri Elena Rybakina menjalani sesi foto bersama trofinya lebih dulu di tepi Sungai Yarra pada Sabtu.

Media Australia melaporkan, Alcaraz merayakan gelar tersebut secara sederhana bersama keluarganya di suite hotel. Ia menghabiskan malam dengan memesan pizza, bir, dan sampanye.

Melalui unggahan di media sosial saat sesi foto, Alcaraz mengungkapkan perasaannya kepada para penggemar.
“Saya masih sulit percaya dengan apa yang baru saja saya capai,” tulisnya seperti dilansir ESPN.

“Grand Slam karier ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya menikmati momen luar biasa ini dan tidak akan melupakan dukungan serta cinta yang saya terima," katanya.

Alcaraz menaklukkan Novak Djokovic, juara Australia Terbuka 10 kali, dengan skor 2-6, 6-2, 6-3, 7-5. Ia mengakui ketegangan luar biasa yang dirasakannya menjelang poin terakhir.

“Sebelum poin penentu, banyak hal terlintas di kepala saya. Saya sangat gugup, bahkan hampir gemetar,” tuturnya.

“Begitu bola keluar, saya langsung berpikir, ‘Saya berhasil.’ Rasanya luar biasa, apalagi mengingat keluarga dan tim saya," jelasnya.

Setelah mencatatkan sejarah di Melbourne, Alcaraz kini memasang target besar berikutnya.

Ia berambisi melengkapi seluruh gelar utama tenis dunia, termasuk tiga turnamen Masters 1000 yang belum ia menangi, kejuaraan akhir musim, serta Piala Davis bersama tim Spanyol.

Hingga kini, Alcaraz telah mengoleksi enam dari sembilan gelar Masters 1000, dengan Canadian Open, Shanghai Masters, dan Paris Masters masih menjadi incaran.



Kategori :