Pemeriksaan meliputi kondisi teknis kendaraan, kelayakan operasional, serta pemeriksaan kesehatan pengemudi, termasuk tes urine di terminal dan titik-titik strategis.
Kendaraan yang dinyatakan laik jalan akan diberikan stiker sebagai tanda kelayakan, sehingga keselamatan bagi penumpang turut terjamin.
Patroli juga ditingkatkan di lokasi rawan kecelakaan dan titik rawan kemacetan yang selama ini menjadi black spot dan trouble spot lalu lintas.
BACA JUGA:Masyarakat Umum Bisa Pasang Alarm Motor Gratis di Polrestabes Surabaya
Perhatian khusus diberikan terhadap kendaraan over dimension dan over load (ODOL) yang kerap menjadi pemicu kecelakaan serius di sejumlah wilayah hingga menimbulkan korban jiwa.
Pada aspek penegakan hukum, kepolisian menerapkan langkah yang selektif dan berorientasi pada pelanggaran berpotensi fatal.
Sasaran utama meliputi pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar SNI, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
BACA JUGA:Marak Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis
Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar selama operasi berlangsung. Pencegahan terhadap pelanggaran internal menjadi komitmen bersama demi menjaga kepercayaan publik.
Rosyid berharap tercipta kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan bukan semata kewajiban hukum, melainkan wujud kepedulian terhadap nyawa diri sendiri dan orang lain.
"Dengan kolaborasi lintas sektor, pendekatan humanis, serta penegakan hukum yang tegas dan transparan, operasi ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di Kota Surabaya," pungkasnya.