selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Kasus Siswa ABK di Surabaya Dikeroyok, Polisi Periksa Korban dan Terduga Pelaku

Kasus Siswa ABK di Surabaya Dikeroyok, Polisi Periksa Korban dan Terduga Pelaku

Rekaman video amatir AM ketika dikeroyok oleh teman sebayanya--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kasus pengeroyokan terhadap AM (16), Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) oleh teman sebayanya di SMK Tunas Wijaya mulai didalami oleh polisi, Selasa 24 Februari 2026.

Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mengatakan, kasus ini memasuki tahap memintai keterangan anak-anak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Mereka masih berstatus sebagai saksi.

BACA JUGA:Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya Dikeroyok Teman Sekolah


Mini Kidi Wipes.--

"Dari Senin 23 Februari 2026, kemarin, sampai dengan hari ini Selasa 24 Februari 2026, baru anak-anak itu dimintai keterangan. Hari ini belum lihat berapa yang datang," katanya.

Beberapa saksi anak sudah hadir pada Senin kemarin. Selama dimintai keterangan oleh polisi, mereka berhak mendapat pendampingan dari orangtuanya dan pekerja sosial (Peksos).

BACA JUGA:Siswa ABK di Surabaya Dikeroyok, Sekolah Dimintai Keterangan Polisi

"Kemarin datang, cuma khusus anak kan didampingi orangtua sama Peksos. Jadi hari ini baru dimintai keterangan. Korban juga sudah diambil keterangan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasus pengeroyokan terhadap AM (16) siswa berkebutuhan khusus di SMK Tunas Wijaya, Jalan Darmo, Wonokromo, Surabaya, tengah diselidiki polisi. 

Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari saat dikonfirmasi mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihak sekolah sudah dimintai keterangan atas insiden yang mencoreng dunia pendidikan ini.


Gempur Rokok Illegal--

"Kemarin minta keterangan pelapor sama kepala sekolah. Baru Rabu 18 Februari 2026 minta keterangan korban. Itupun melihat apakah bisa dimintai keterangan atau tidak. Karena korban kan masih dirawat di rumah sakit," katanya, Selasa 17 Februari 2026.

Sumber:

Berita Terkait