Tidak Rumit, Tidak Lama: Putri Buktikan Skrining JKN Sangat Membantu

Sabtu 31-01-2026,08:49 WIB
Reporter : Sutopo
Editor : Muhammad Ridho

BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID -  Skrining riwayat kesehatan menjadi salah satu langkah penting bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Perannya penting untuk menjaga kesehatan dan bersifat wajib untuk dilakukan. Minimal usia pesertanya adalah 15 tahun ke atas dan dapat dilakukan setahun sekali.


Mini Kidi--

Meski demikian, masih adanya anggapan jika rumit melakukanya. Misalnya saja memakan waktu dan mengganggu aktivitas. Hal itu dibantah oleh Kariska Putri Andini (18), gadis asal Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro yang telah memanfaatkannya dan mengaku puas.

“Penyakit bisa datang kapan saja, bahkan tanpa gejala. Awalnya saya merasa sehat. Namun lama-kelamaan penasaran dengan skrining riwayat kesehatan. Akhirnya saya lakukan dan betapa terkejut setelah membaca hasilnya," cerita Putri.

BACA JUGA:Laili Nikmati Perlindungan Kesehatan Lewat JKN

Putri dinyatakan berisiko terhadap penyakit hipertensi. Selanjutnya tanpa berpikir lama, Putri langsung ke puskesmas. Dokter menenangkannya dengan mengedukasi pola hidup sehat.

"Saya bersyukur dapat memanfaatkan skrining. Andaikan saya menolak, pasti penyakit ini tidak saya ketahui,” ujarnya.

Putri menegaskan jika skrining bukan hanya mengisi data. Menurutnya, proses skinning mudah dan dapat dilakukan kapan pun. Menurutnya, tidak rugi menjadi peserta JKN.

"Sehat saja dijamin apalagi sakit. Jangan menunda untuk melakukannya. Waktu yang dibutuhkan pun hanya 5-10 menit. Bisa sambil santai atau dengan beraktivitas. Pertanyaan yang diisi juga mudah. Isikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Hasil yang diberikan akan menjadi pantauan kesehatan kita,” tambahnya.

BACA JUGA:Mengerti Alur dan Rasakan Manfaatnya, Cerita Zumrotul sebagai Peserta JKN

Saat ini, Putri rutin ke puskesmas untuk memeriksakan tekanan darah. Putri menyadari jika deteksi dini ini adalah pengalaman berharganya.

“Saya merasa jauh lebih tenang setelah mengetahui kondisi kesehatan saya secara jelas. Skrining ini membuka wawasan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya ketika sudah sakit, tetapi justru sejak dini. Hidup saya menjadi terkontrol dan termotivasi untuk hidup lebih sehat. Saya berharap semakin banyak masyarakat yang tidak ragu memanfaatkan layanan ini. Langkah kecil ini akan membawa perubahan besar bagi kesehatan kita,” ucapnya.

Putri menuturkan bahwa pengalaman ini membuatnya semakin sadar mengenali kondisi tubuh sejak dini. Ia mengaku, proses yang dijalani mendorongnya untuk lebih memperhatikan pola hidup sehari-hari. Bagi Putri, skrining bukan sekadar prosedur saja. Menurutnya ini adalah langkah awal yang membuka mata tentang betapa berharganya kesehatan.

“Skrining gratis, cepat, dan bisa menyelamatkan nyawa. Jangan anggap remeh. Saya bangga jadi peserta JKN. Program ini bukan hanya mengobati, tapi menjaga kita tetap sehat,” pesannya. (top)

Kategori :