SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID — Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim melakukan outreach dan asesmen terhadap seorang lansia perempuan terlantar yang diketahui tinggal di kawasan Darmo Trade Center (DTC), Surabaya.
Lansia yang dikenal dengan nama Mbah Hermin, atau juga disapa Mbah Mina diperkirakan berusia sekitar 85 tahun.
Informasi awal diterima dari Dinsos Surabaya terkait permohonan pengantaran lansia terlantar tunggal untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
BACA JUGA:Perkuat Pelayanan Sosial, 57 Pejabat Struktural Dinsos Jatim Resmi Sertijab
Mini Kidi--
Tim JSC kemudian melakukan asesmen langsung di lokasi pasar bersama beberapa pedagang sekitar.
JSC Tim Respon Kasus Nursoleh menjelaskan, dalam asesmen ditemukan bahwa Mbah Hermin menghuni salah satu stan pasar yang diberikan secara informal oleh pengurus pasar.
“Kondisi stan terbilang kumuh dipenuhi pakaian bekas dan banyak tikus serta kucing. Penerangan stan hanya tersedia mulai pukul 02.30 hingga 22.00 WIB, selebihnya gelap,” jelasnya.
BACA JUGA:Gerak Cepat Dinsos Jatim Tangani dan Pulangkan Orang Terlantar Terdiagnosa HIV/AIDS ke Bandung
Meski lansia tersebut masih terlihat aktif secara fisik dan dapat melakukan aktivitas mandiri, kebutuhan makan sehari-hari dipenuhi oleh bantuan para pedagang di sekitar lokasi.
Untuk mencukupi kebutuhan, Mbah Minah menjual pakaian bekas seharga Rp 5000 - 10.000 per potong serta membantu mempreteli cabe dengan upah Rp 1.200.
Melihat kondisi tersebut, Tim JSC merekomendasikan agar Mbah Hermin segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan di tempat yang lebih layak. (yat)