BANGKALAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komitmen Pemkab Bangkalan untuk memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui pasokan bantuan 12 unit traktor roda empat kepada petani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, di halaman Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Senin 19 Januari 2026.
Penyerahan traktor ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Bangkalan dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus untuk memperkokoh status Kabpaten Bangkalan sebagai lumbung pangan di Jawa Timur.
BACA JUGA:Bupati Bangkalan Launching Bus Sekolah Gratis, Mudahkan Mobilitas dan Jamin Keselamatan Pelajar
Mini Kidi--
Melalui Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan, C. Henry Kusuma Karya Dinata, Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata sinergi kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“ Traktor roda empat yang dibagikan hari ini sebanyak 12 unit. Ini menunjukkan komitmen kerja sama yang baik dari pemerintah pusat yang menginginkan pendapatan petani berkelanjutan, serta komitmen pemerintah daerah yang menyambutnya dengan bukti nyata,” ungkap Henry.
BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Bupati Bangkalan Lantik 28 Pejabat Struktural Eselon II dan III
Ia menjelaskan, capaian sektor pertanian Bangkalan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Pada tahun 2024, luas tanam berada di angka sekitar 52 ribu hektare, kemudian meningkat signifikan pada 2025 menjadi 63 ribu hektare. Peningkatan tersebut membawa Bangkalan pada kondisi surplus beras setara kebutuhan konsumsi selama 13 bulan.
“Ini capaian luar biasa yang patut diapresiasi. Dan di tahun 2026, target kita lebih tinggi lagi, yakni 73 ribu hektare. Karena itu, 12 traktor ini didistribusikan untuk mempercepat pengolahan lahan yang belum tertanam dan menyambut masa tanam kedua,” tambahnya.
BACA JUGA:Dukung Prorgam KRIS Kemenkes, Bupati Bangkalan Resmikan Dua Gedung Baru Lima Lantai di RSUD Syamrabu
Menurutnya, traktor roda empat memiliki keunggulan signifikan dibandingkan alat konvensional. Selain mampu bekerja lebih cepat pada lahan yang lebih luas, kualitas olahan tanah juga jauh lebih baik sehingga mendukung hasil panen yang optimal.
Adapun sistem pengelolaan traktor dilakukan dengan mekanisme pinjam pakai. Traktor tetap menjadi aset milik dinas dan dipinjamkan secara gratis kepada 12 kelompok tani. Masa peminjaman berlangsung selama tiga bulan dan dapat diperpanjang, dengan catatan pemanfaatannya berjalan optimal. Biaya perawatan, operator, dan pengangkutan disepakati serta dikelola secara internal oleh kelompok tani penerima.
“Kalau pemanfaatannya tidak maksimal, maka traktor bisa digeser ke wilayah lain yang lebih membutuhkan. Prinsipnya agar semua petani bisa merasakan manfaatnya secara adil,” jelas Henry.
Lebih lanjut, Bupati Lukman Hakim juga menegaskan visi besar Bangkalan sebagai lumbung pangan. Dengan target luas tanam 73 ribu hektare, Bangkalan diyakini mampu memperkuat posisi surplus pangan.