Coco Gauff Berpeluang Bertemu Venus Williams di Australian Open

Jumat 16-01-2026,08:03 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono

MEMORANDUM.DISWAY.ID-Duel lintas generasi berpotensi tersaji di Australian Open ketika Coco Gauff dan Venus Williams sama-sama berada di jalur undian yang memungkinkan mereka bertemu di babak kedua.

Pertemuan itu akan menjadi babak lanjutan dari kisah panjang tenis dunia yang bermula pada 2019, saat Gauff yang baru berusia 15 tahun menumbangkan Williams, juara tujuh Grand Slam, di Wimbledon.

Usai kemenangan bersejarah tersebut, Gauff secara terbuka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Venus yang ia sebut sebagai inspirasi utama kariernya.

“Saya tidak akan berada di sini tanpa dirinya,” ujar Gauff kala itu seperti dilansir ESPN. Setahun berselang, ia kembali mencatat kemenangan pada laga pembuka Australian Open 2020.

Kini, Gauff telah menjelma menjadi petenis papan atas. Ia datang ke Melbourne sebagai unggulan ketiga dan telah mengoleksi dua gelar Grand Slam.

Sementara itu, Venus Williams yang kini berusia 45 tahun kembali ke Australian Open melalui wild card, tampil untuk pertama kalinya di turnamen tersebut setelah absen selama lima tahun.

Turnamen akan dimulai pada Minggu di Melbourne Park. Dalam undian yang dilakukan Kamis, Gauff dijadwalkan menghadapi Kamilla Rakhimova yang berada di peringkat ke-91 dunia pada babak pertama.

Di sisi lain, Williams yang kini berada di peringkat ke-576 dan pernah dua kali mencapai final Australian Open akan membuka langkahnya melawan Olga Danilovic, petenis peringkat ke-68.

Kehadiran Venus juga mencatatkan rekor tersendiri. Ia menjadi petenis putri tertua yang tampil di undian utama Australian Open, melampaui rekor Kimiko Date dari Jepang yang berusia 44 tahun saat tampil di Melbourne pada 2015.

Namun, untuk kembali berhadapan dengan Gauff, Williams harus lebih dulu meraih kemenangan pertamanya di tahun 2026 sesuatu yang belum ia capai sejauh ini.

Dalam dua pekan terakhir, ia tampil di turnamen Selandia Baru dan Hobart, namun selalu tersingkir di babak pertama.

Tatjana Maria, yang mengalahkan Williams 6-4, 6-3 pada Selasa lalu, mengakui laga tersebut tidak mudah. “Semua orang menyukai Venus. Saya juga,” ujarnya.

Gauff dan Williams berada di bagian undian yang sama dengan Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia yang menjuarai Australian Open dua tahun beruntun sebelum kalah di final musim lalu dari Madison Keys.

Sabalenka, yang baru saja memenangi gelar di Brisbane, berpeluang bertemu juara US Open 2021 Emma Raducanu di babak ketiga.

Sementara itu, Keys berada di perempat undian yang sama dengan unggulan keenam Jessica Pegula dan unggulan keempat Amanda Anisimova.

Petenis peringkat kedua dunia Iga Swiatek, yang membidik gelar pertamanya di Melbourne demi melengkapi Grand Slam karier, berpotensi berjumpa Naomi Osaka di babak keempat.

Di sektor putra, Jannik Sinner dan Novak Djokovic berada di paruh undian yang sama, membuka peluang semifinal antara juara bertahan dan pemilik 24 gelar Grand Slam tersebut.

Djokovic, peraih 10 gelar Australian Open, masih berusaha kembali menembus semifinal di Melbourne Park setelah terakhir kali melakukannya pada 2023.

Sementara itu, petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz berada di sisi undian yang berlawanan, satu kuadran dengan Frances Tiafoe serta unggulan tuan rumah Alex De Minaur.


Kategori :