Disperta Jombang telah melakukan penelusuran awal dan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait keberadaan alsintan tersebut. Namun hasilnya, alat tersebut tidak ditemukan di lokasi maupun dalam penguasaan kelompok tani.
’’Posisinya sudah tidak ada. Kelompok tani juga tidak menguasai combine itu,’’ jelasnya.(war)