Dirinya menyoroti penggunaan material aspal dingin (coldmix) yang dipakai URC saat melakukan tambal sulam. Menurutnya, material tersebut kurang cocok lantaran tergolong mudah rusak.
“Itu ke depan harus diganti dengan yang hotmix agar lebih bagus dan awet. Ke depan kami berharap teman-teman memperhatikan kualitas, jadi tidak lagi hanya menambal,” tegasnya.
Dirinya juga mengusulkan dibangunnya UPT Unit Reaksi Cepat di setiap wilayah untuk menunjang kecepatan pekerjaan. Hal tersebut juga dinilai mempermudah petugas dalam menjangkau seluruh wilayah di Gresik.
“Wilayah kita kan luas ada 18 kecamatan, termasuk 2 di Bawean. Kami berharap itu ada semacam UPT di wilayah tengah (kota), selatan, utara, atau barat. Sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah kita. Artinya apa, untuk kecepatan dan ketepatan,” usulnya. (rez)