Surabaya, Memorandum.co.id - Warga yang tinggal di Jalan Pakis III digegerkan dengan tewasnya salah seorang penghuni kos, Jumat (12/6) pukul 10.15 WIB. Identitas korban diketahui bernama M. Sholeh (70). Jenazah Sholeh ditemukan oleh tetangga yang hendak menjeguknya karena sakit. Namun saat dipanggil-panggil tidak ada jawaban dari korban. Ketika pintu dibuka, korban sudah tak bernyawa dalam keadaa terlentang di tempat tidur. "Korban ditemukan dalam kondisi tertidur, diduga korban sakit," kata Kapolsek Sawahan, AKP Wisnu Setyawan Kuncoro. Mengetahui kejadian ini, warga lantas menghubungi pengurus kampung dan diteruskan laporan ke Mapolsek Sawahan. Usai diidentifikasi, jenazah Sholeh dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk divisum menggunakan ambulans. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto mengungkapkan, menurut keterangan pengurus kampung setempat, korban mengalami sakit flu, demam, dan sesak napas. "Saat diidentifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelas Ristitanto. (rio)
Penghuni Kos di Pakis Dijemput Ajal
Jumat 12-06-2020,16:43 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,13:40 WIB
Tujuh TPU di Surabaya Penuh, Pemkot Dorong Sistem Makam Tumpang dan Siapkan Lahan 44 Hektare
Selasa 03-11-2026,17:03 WIB
Perampokan Sasar Lansia Penjual Rujak Rungkut, DPRD Surabaya Desak Pelaku Segera Ditangkap
Selasa 03-11-2026,22:46 WIB
Mulai Sadar Pentingnya Jaminan Hari Tua Taspen, ASN Gen Z Tak Ingin Bergantung Dana Pensiun
Selasa 03-11-2026,21:28 WIB
Kadivkum Irjenpol Ahrie Sonta Nasution Disebut dalam Pesan Isu Penyadapan Petinggi Negara
Selasa 03-11-2026,21:13 WIB
Nama Irjenpol Eko Hadi Santoso Disebut dalam Isu Dugaan Penyadapan Presiden
Terkini
Rabu 04-11-2026,13:26 WIB
Sempat Lumpuh Diterjang Longsor dan Tanah Ambles, Jalur Neraka Kereta Api Jember Akhirnya Kembali Normal
Rabu 04-11-2026,13:23 WIB
Bongkar Sindikat Curanmor, Polres Lamongan Ringkus Dua Pemuda di Maduran
Rabu 04-11-2026,12:58 WIB
Penumpang PELNI Surabaya Diprediksi Naik 6 Persen saat Nataru 2027
Rabu 04-11-2026,12:55 WIB