Cinta Berujung Maut, Warga Lamongan Jadi Korban Mutilasi Pacar di Mojokerto

Minggu 07-09-2025,20:00 WIB
Reporter : Syaiful Anam
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Namun jarang di rumah karena menempuh pendidikan lebih tinggi yakni kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Jatim dan kemudian kerja di Surabaya, itu perjalanan hidup korban. 

BACA JUGA:Polres Mojokerto Ringkus Terduga Pelaku Mutilasi

Sebelumnya, Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, membenarkan bahwa identitas korban yang ditemukan di Mojokerto itu merupakan salah satu warganya setelah kecocokan data identitas yang diberikan oleh pihak kepolisian. 


Rumah korban mutilasi di Desa Made, Kecamatan Lamongan kota, tampak sepi, dua kendaraan bermotor yang terparkir di depan dengan pintu gerbang tertutup rapat.-Syaiful Anam-

“Awalnya saya dikirimi data dari Bhabinkamtibmas, data kependudukannya cocok dengan identitas warga kami," ujar Eko Widiyanto. 

BACA JUGA:Tim K9 Polda Jatim Temukan Sejumlah Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Pacet Mojokerto

Korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara tersebut diketahui lama tinggal di kos di Surabaya. Kedua orang tuanya yang kesehariannya berjualan makanan ringan sudah meninggalkan rumah untuk pergi ke Mojokerto sejak kemarin malam. 

“Saya menunggu dari pak bhabinkamtibmas untuk kedatangan jenazah,” tuturnya.

BACA JUGA:Geger Penemuan Mayat Termutilasi di Jalan Raya Cangar Pacet Mojokerto

Kini, rumah korban di Desa Made yang ditinggali oleh kedua orang tuanya bersama dengan adik perempuannya tersebut terlihat sepi dengan pemandangan dua kendaraan bermotor yang terparkir di depan, dengan pintu gerbang tertutup rapat. (pul)

Kategori :