Reportase Anis T Pottag dari Thailand: Menyusuri Keindahan Wisata Air Bangkok dari Saphan Taksin

Senin 01-09-2025,17:16 WIB
Reporter : Anis Tiana Pottag
Editor : Ferry Ardi Setiawan

BACA JUGA:Anis Tiana Pottag & Cholin Misgetawati Luncurkan PT TOP Beauty Group

Semua itu mempertegas bahwa Sungai Chao Phraya bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga ruang sosial yang mempertemukan banyak cerita.

Menjelang sore, saya turun di Tha Maharaj Pier, dermaga yang kini disulap menjadi area kuliner modern. Dari kafe-kafe tepi sungai, matahari perlahan tenggelam di balik gedung-gedung tinggi. Pantulan cahaya jingga di atas air menciptakan siluet perahu yang melintas, menghadirkan suasana romantis khas kota tropis. Diana, yang juga turun di dermaga itu, tampak masih terpukau. 

“Saya rasa inilah cara terbaik mengenal Bangkok,” ujarnya singkat, sebelum melanjutkan perjalanannya ke arah Grand Palace.

Bagi wisatawan, perjalanan dengan kapal dari Saphan Taksin bukan hanya cara berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain. Lebih dari itu, ini adalah cara melihat Bangkok dari sudut pandang yang paling jujur: kota yang modern sekaligus tradisional, ramai sekaligus tenang, global sekaligus lokal.

BACA JUGA:Anis Tiana Pottag Mengucapkan Selamat HUT Ke-5 Memorandum.co.id

Saya menutup perjalanan hari itu dengan kembali ke Saphan Taksin. Dermaga semakin ramai saat malam tiba, ketika wisatawan antre untuk ikut cruise dinner di kapal mewah yang berlayar pelan menyusuri sungai. 

Dari kejauhan, Wat Arun berdiri anggun diterangi lampu sorot, sementara kapal-kapal terus bergerak di sungai yang cokelat tapi bersih. Kata-kata Diana kembali terngiang di telinga: amazing, karena wisata air di Bangkok masih begitu hidup, diminati, dan tetap menjadi daya tarik utama kota ini.

Kategori :