Gresik, memorandum.co.id - Usai mendapat sidak (inspeksi mendadak) dari pihak Satgas Covid-19 pada minggu (17/5) kemarin, Ramayana Gresik mulai ikuti perbub meski dengan penurunan jumlah pengunjung. Sehari setelah tim satgas Covid-19 melakukan sidak, Ramayana Gresik mulai mematuhi perbub yang mengatur jam operasional pusat keramaian seperti pasar dan mal. Di mana peraturan tersebut menyebutkan mal hanya boleh beroprasi dari mulai pukul 12 siang hingga 8 malam. “Kemarin kami memang salah. Namun sekarang kami sudah melakukan aturan jam operasional itu sesuai ketentuan.” ujar Beni, Manager Store Ramayana Gresik. Selain jam operasional, Beni juga menerangkan tentang menurunnya jumlah pengunjung di Senin (18/5) itu. Penurunan yang dirasa pun cukup drastis. Sejak dibuka hingga pukul 2 siang, jumlah pengunjuang yang datang terhitung hanya 527 orang. Beni menambahkan pengunjung yang datang pun dibatasi, satu pintu masuk yang dioperasikan pun akan ditutup setelah 750 pengunjung masuk. Sisanya harus menunggu setelah sebagian dari pengunjung di dalam keluar. “Kamu juga sudah batasi, pengunjung masuk hanya boleh sampai 750 orang dengan ketentuan psycal distancing. Setelah itu pintu ditutup dan pengunjung yang ingin masuk harus menunggu yang di dalam keluar dulu.” ucapnya. Sementara dari pihak Satpol PP Gresik sebagai aparat penegak perbub, Kasatpol PP Pemkab Gresik Abu Hasan mengatakan, pihak Ramayana Gresik dianggap sudah bisa mengendalikan masa yang datang. “Pihak managemen sepertinya sudah melakukan pembenahan, mereka kami anggap sudah bisa mengendalikan kondisi di tempatnya. Setelah diingatkan, semoga ini menjadi pelanggaran yang pertama dan terakhir.” ujar Abu Hasan pada awak media selasa (19/5). Abu melanjutkan, pihaknya tidak akan berhenti memberikan imbauan ataupun sidak. Jika ternyata kedepan masih terjadi pelanggaran maka akan diberi sesuai sanksi yang berlaku, yaitu pencabutan surat izin. “Kami tidak akan putus memberikan himbauan dan melakukan sidak. Jika nanti kedapatan melanggar lagi, ya sesuai ketentuan yang ada izinnya akan dicabut.” pungkas Abi. (dev/har/tyo)
Ramayana Gresik Ikuti Aturan Perbub
Selasa 19-05-2020,18:30 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 18-08-2026,20:55 WIB
Warga Tenggumung Tewas Usai Jalani Perawatan, Polisi Pastikan Bukan Residivis
Selasa 18-08-2026,21:05 WIB
Tekan Ketergantungan Gawai pada Anak, Pemkab Situbondo Gelar Festival Permainan Tradisional
Selasa 18-08-2026,19:05 WIB
Fraksi PDIP Jatim Dorong P-APBD 2026 Maksimal Beri Manfaat untuk Rakyat
Selasa 18-08-2026,19:25 WIB
Warga Ungkap Panti Asuhan Baitul Yatim Surabaya Selalu Sepi, Ramai Saat Ada Undangan
Selasa 18-08-2026,19:20 WIB
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penukaran Barang, J&T Cargo Serahkan Sengketa ke Pengadilan
Terkini
Rabu 19-08-2026,08:18 WIB
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Terbitkan SOI Bos Restoran Korea Pelaku Kekeran Seksual
Rabu 19-08-2026,08:11 WIB
Pengakuan Sekretaris Restoran Korea di Surabaya: Diperkosa Berkali-kali Hingga Ingin Bunuh Diri
Rabu 19-08-2026,07:54 WIB
Jembatan Garuda Merah Putih Presisi Dibangun, Asa Warga Kedungdendeng Kembali Tersambung
Rabu 19-08-2026,07:40 WIB
Support Muktamar ke-35 NU Tambakberas, Muhammadiyah Jombang Siapkan Kokam dan Bakso Gratis
Rabu 19-08-2026,06:58 WIB