“Kami selalu mendukung pengembangan kesenian dan kebudayaan lokal. Kami ajak seluruh masyarakat, terutama komunitas budaya, agar terus mengawal dan memberi masukan kebijakan daerah,” pungkasnya.
BACA JUGA:Maksimalkan Potensi Lokal, DPRD Gresik Gencarkan Sosialisasi Perda Desa Wisata
Sementara itu, Kris Adji pemangku Sanggar Lentera menyebut, pihaknya punya alasan tersendiri saat memilih gedung DPRD Gresik sebagai area pameran.
Hal itu, kata Kris, untuk mengingatkan jika DPRD juga punya tanggung jawab melestarikan karya seniman daerah. Bukan hanya mengurus politik semata.
“Kami ingin gedung DPRD ini jadi ruang terbuka bagi rakyat. Bukan cuma rumah politik, tapi juga budaya,” tutur Kris. (rez)