Menurutnya, BOSDA adalah hak siswa yang seharusnya tidak dikurangi. Namun, kebijakan pengurangan, membuat para pemerhati pendidikan kebingungan.
"BOSDA itu kan haknya siswa sekolah, namun ada pengurangan. Teman-teman tidak paham kenapa hal ini terjadi," katanya.
Kata dia, pengurangan BOSDA tidak dilakukan secara merata. Ada sekolah yang mengalami pengurangan hingga 50%, sementara lainnya ada yang hanya 25%.
"Ini yang ditanyakan oleh teman-teman. Kenapa dikurangi? Berapa persen? Tidak sama, tidak rata," pungkas Zainullah. (edr)