Gresik, memorandum.co.id - Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik memanggil pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Senin (4/5) sore kemarin berdasar hasil lab sampel air kali Dusun Pasinan, Desa Pasinan, Kecamatan Wringinanom yang diduga tercemar limbah milik PT KIA Keramik Mas. Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik, Iptu Igo Fazar Akbar mengatakan, pemanggilan pihak DLH itu untuk menjelaskan hasil lab. "Kami sudah memanggil pihak DLH. Hasilnya telah melampaui baku mutu air. Selanjutnya kami tingkatkan status kasus ini dari lidik ke sidik," jelasnya, Selasa (5/5). Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, DLH Pemkab Gresik, Baktiar Gunawan Hutabarat mengatakan, pihaknya hanya menjelaskan proses pengambilan sampel dan baku mutu air. "Jadi kami belum menjelaskan terkait parameter fisika dan kimianya. Itu ada bagiannya sendiri nanti," pungkasnya.(dri/har)
Hasil Uji Lab, Pencemaran PT KIA Keramik Mas Lebihi Baku Mutu
Selasa 05-05-2020,13:10 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-01-2026,16:24 WIB
Jambret di Karangrejo Dibekuk, Pelaku Gentayangan Malam Hari
Selasa 27-01-2026,18:51 WIB
6 Pasien Rehabilitasi LRPPN Surabaya Kabur lewat Atap Plafon, Pengelola Bungkam
Selasa 27-01-2026,19:02 WIB
KPK Obok-obok Gedung Graha Krida Praja Madiun, Angkut 5 ASN DPUPR
Selasa 27-01-2026,14:47 WIB
KPK Geledah Kios di Jalan S Parman dan Kantor DPUPR Madiun, Dalami Dugaan Korupsi
Selasa 27-01-2026,19:10 WIB
Ratusan Orang Diduga Tertipu Investasi Bodong Impor Buah di Surabaya, Dua Korban Rugi Miliaran Rupiah
Terkini
Rabu 28-01-2026,13:26 WIB
Polsek Simokerto Sambangi Warga Kapasari Terkait Temuan Motor di Bazar Polrestabes
Rabu 28-01-2026,13:23 WIB
Jembatani Asa Pelaku Usaha, Lia Istifhama Resmi Jadi Dewan Penasehat Markas UKM Jawa Timur
Rabu 28-01-2026,12:54 WIB
BPBD Tulungagung Temukan Satu Bangunan SD Rusak, Imbas Gempa 5,5 Magnitudo di Pacitan
Rabu 28-01-2026,12:45 WIB
IMI Surabaya Tegaskan Latihan Bersama Herex Day di Kenjeran Ilegal, Minta Dihentikan
Rabu 28-01-2026,12:11 WIB