Batu, memorandum.co.id - Murahnya harga pasaran telur di Kota Batu Rp 12 ribu per Kg menjadi perhatian. Sebab, merosotnya harga telur ini dikarenakan banyaknya telur breeder yang beredar sedangkan telur tersebut merupakan bukan jenis telur yang baik dikonsumsi. "Anjloknya harga telur ini bahkan mencapai Rp 12 ribu dari kandang. Sedangkan HPP (harga pokok penjualan, red) biasanya berkisar pada angka Rp 19 ribu," terang Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kota Batu Rahmat Santoso, Senin (4/5). Dikatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika memang harga turun karena adanya pandemi Covid-19 dan larangan pengiriman barang ke luar Kota, namun yang menjadikan keberatan yakni dengan beredarnya telur breeder (bibit tetasan) di pangsa pasar. Telur breeder merupakan telur yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena terlur tersebut banyak dimasuki bakteri dan vaksin. Terlebih peredaran telur breeder di pasar merupakan tindakan yang menyalahi peraturan Kementerian Pertanian. Ini diamini Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Batu Ludi Tanarto yang menerangkan telur breeder memiliki kulit yang cenderung tipis dan memiliki bentuk fisik yang besar karena bertujuan untuk ditetaskan. “Dan yang paling penting yakni telur breeding ini tidak tahan hingga satu minggu. Kuningnya cenderung gampang rusak," paparnya. Oleh sebab itu ia berharap masyarakat bisa berhati-hati ketika mengonsumsi telur dan membelinya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Sugeng Pramono mengatakan akan segera mengkomunikasikan dengan Tim Satgas Pangan yang beranggotakan bidang ekbang (ekonomi pembangunan), Dinas Ketahanan Pangan, Diskoumdag (Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan), dan Polres Kota Batu. Ini agar permasalahan yang dikeluhkan oleh asosiasi peternak ayam petelur ini bisa segera teratasi sehingga membuat harga telur bisa kembali normal dan dikonsumsi dengan aman. “Akan segera dikomunikasikan sehingga jika ada yang menyalahi peratutan akan segera dikenai sanksi dari Polres. Sementara untuk masyarakat dan pedagang akan kami bantu dengan cara mensosialisasikan,” terangnya. (arl/ari/tyo)
Telur Murah Berbahaya Beredar di Kota Batu
Senin 04-05-2020,18:17 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,08:50 WIB
Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Menghilang Usai Dilaporkan Kasus Pelecehan Seksual
Rabu 19-08-2026,22:07 WIB
Peradi SAI Surabaya Buka Konsultasi Hukum Gratis di CFD Taman Bungkul
Kamis 20-08-2026,02:45 WIB
KNKT Usulkan Agen Pemeriksa Muatan Perkuat Pengawasan Barang Berbahaya di Transportasi Laut
Kamis 20-08-2026,02:12 WIB
Menhub Evaluasi Keselamatan Kapal, Tak Berhenti pada Dokumen Pasca Dua Insiden di Lautan
Kamis 20-08-2026,13:15 WIB
Dari Cinta Palsu hingga Hadiah Fiktif, Begini Modus Sindikat Love Scamming
Terkini
Kamis 20-08-2026,22:01 WIB
Mahasiswa Pasuruan Luruk Mapolres, Tuntut Kematian Widi Nurcahyono Diusut Transparan
Kamis 20-08-2026,21:58 WIB
32 Dump Truk Angkut Residu Sampah Ilegal di Keputih ke TPA Benowo
Kamis 20-08-2026,21:54 WIB
Lapas Lamongan Panen 1,8 Hektare Padi, Bekali Warga Binaan Jadi Petani Mandiri
Kamis 20-08-2026,21:51 WIB
1.331 KPM Situbondo Terindikasi Judi Online, Penyaluran Bansos Triwulan III Ditangguhkan
Kamis 20-08-2026,21:15 WIB