Jakarta, Memorandum.co.id - Pemerintah telah menutup pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang pertama pada Kamis (16/4) kemarin. Dan, sebanyak 5,7 juta orang pun telah mengisi formulir untuk mendaftarkan diri menjadi peserta dari program yang baru saja diumumkan Presiden Jokowi pada masa merebaknya virus corona tersebut. Dalam rapat kerja (raker) tentang kartu prakerja membahas dukungan sistem di Kementerian dan Lembaga Terkait dan Peningkatan Kapasitas Program Prakerja, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, sebanyak 4,2 juta orang sudah melakukan verifikasi melalui email. Sebanyak 3,1 juta peserta sudah terverifikasi. "Antusiasme masyarakat dari 34 provinsi ternyata sangat tinggi. Ini adalah program pemerintah pertama yang menggunakan sistem digital sehingga open access dan equal opportunity, siapa pun bisa mendaftar," kata Airlangga dikutip dari siaran resmi KSP, Jumat (17/4). Pada seleksi awal dilakukan untuk mengetahui motivasi peserta mengikuti program ini. Kemudian pemerintah melakukan verifikasi data peserta berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang bersekolah dengan data yang ada di Kemendikbud serta tidak sedang menerima program bantuan sosial. Selain itu, masing-masing kementerian, di antaranya Kemenaker, Kemenpar, dan BPJS tenaga kerja juga telah memberikan data terkait peserta yang terkena PHK. "Semua ini menjadi database dan di-crosscheck dengan data yang masuk. Jadi seluruh program berbasis pendaftaran aktif," katanya. Program itu digelar dengan menggunakan sistem digital dan konsep continue learning. Para peserta Kartu Prakerja nantinya akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan skill dan ada penempatan kerja setelah pelatihan. Menurut Airlangga, program tersebut juga menjadi program jaring pengaman sosial bagi pekerja yang terkena PHK atau dirumahkan karena pandemi Covid-19 saat ini. Pemerintah juga menaikkan anggaran Kartu Prakerja menjadi Rp 20 triliun. Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky mengatakan, pengumuman hasil seleksi Kartu Prakerja 2020 gelombang I, dirilis mulai Jumat (17/4/2020) hingga Senin (20/4/2020). Setiap minggunya, mulai dari 11 April 2020 sampai minggu keempat November 2020, akan dibuka kuota untuk sekitar 164.000 peserta. Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat, dalam 24 jam selama tujuh hari dalam seminggu. (sr)
Ditutup, 5,7 Juta Orang Mendaftar Kartu Prakerja
Jumat 17-04-2020,14:34 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,17:45 WIB
Masuki Babak Akhir, Kejari Situbondo Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi PUPR
Senin 13-04-2026,17:50 WIB
Viral Pohon Beringin Tumbang di Situbondo Kembali Tegak Usai Ranting Dipotong
Senin 13-04-2026,14:22 WIB
Atasi Keluhan Ganti Harga Plastik, Widarto Bagikan Ribuan Goodie Bag di Pasar Tradisional Jember
Senin 13-04-2026,22:29 WIB
Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama dengan Indonesia saat Bertemu Presiden Prabowo di Moskow
Senin 13-04-2026,14:46 WIB
CFD Mojoagung Digodok Serius, DPRD Jombang Soroti Dampak Lalu Lintas hingga Potensi UMKM
Terkini
Selasa 14-04-2026,10:44 WIB
Dari Moskow Presiden Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
Selasa 14-04-2026,10:41 WIB
Indonesia dan AS Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan, dari Modernisasi hingga Pelatihan Militer Bersama
Selasa 14-04-2026,10:23 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto Sebut John Herdman Beri Pesan Khusus untuk Timnas U-17
Selasa 14-04-2026,10:10 WIB
Diablo IV: Lord of Hatred Siap Jadi Ekspansi ARPG Terbaik 2026
Selasa 14-04-2026,10:06 WIB