Diablo IV: Lord of Hatred Siap Jadi Ekspansi ARPG Terbaik 2026
Diablo IV: Lord of Hatred Siap Jadi Ekspansi ARPG Terbaik 2026 Diablo IV: Lord of Hatred adalah ekspansi besar kedua untuk gim Diablo IV, sebuah gim action role-playing (ARPG) bertema dark fantasy yang sudah lama--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Diablo IV Lord of Hatred adalah ekspansi besar kedua untuk gim Diablo IV, sebuah gim action role-playing (ARPG) bertema dark fantasy yang sudah lama menjadi salah satu ikon genre hack and slash. Seri Diablo dikembangkan oleh Blizzard Entertainment, studio legendaris yang juga dikenal lewat waralaba besar lain seperti World of Warcraft dan Overwatch 2.
Dalam seri ini, pemain dibawa ke dunia Sanctuary, sebuah dunia suram yang dipenuhi iblis, kultus, dan peperangan tanpa akhir antara surga dan neraka. Ciri khas Diablo sejak dulu adalah pertempuran cepat, loot yang sangat adiktif, dungeon penuh monster, serta kebebasan meracik build karakter sesuai gaya bermain.
Ekspansi Lord of Hatred melanjutkan fondasi tersebut sambil membawa konflik utama menuju puncaknya, yakni pertarungan terakhir melawan Mephisto, sang Lord of Hatred. Ekspansi ini dijadwalkan hadir pada 28 April 2026.
BACA JUGA:Saros Game Eksklusif PlayStation 5 Siap Hadirkan Teror Kosmik

Mini Kidi Wipes.--
Sebagai sebuah ekspansi, Lord of Hatred terasa jauh lebih ambisius dibanding sekadar penambahan area atau quest baru. Blizzard membawa pemain menuju wilayah baru bernama Skovos, sebuah kawasan kuno yang penuh reruntuhan, pantai tenggelam, hutan lebat, dan kuil-kuil tua yang menyimpan sejarah kelam Sanctuary.
Dari sisi atmosfer, inilah salah satu kekuatan terbesar ekspansi ini. Nuansa gelap khas Diablo tetap terasa, tetapi kini dipadukan dengan lingkungan yang lebih eksotis dan misterius. Skovos berhasil memberi identitas visual baru tanpa kehilangan identitas horor gotik yang menjadi DNA seri Diablo. Eksplorasi terasa lebih menarik karena setiap sudut wilayah seolah menyimpan cerita, ancaman, dan peluang loot yang menggoda.
Daya tarik utama ekspansi ini tentu hadir pada dua class baru, yaitu Paladin dan Warlock. Kehadiran Paladin menjadi momen nostalgia besar bagi penggemar lama karena class ini sangat dirindukan sejak era Diablo sebelumnya.
BACA JUGA:Pokémon Champions Meluncur!: Game Pertarungan Pokémon Siap Ramaikan Meta Kompetitif di Nintedo

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Gaya bermainnya mengandalkan palu, perisai, dan kekuatan cahaya suci, cocok bagi pemain yang menyukai pertarungan jarak dekat yang kokoh namun tetap memiliki kemampuan area yang mematikan.
Sementara itu, Warlock menawarkan pendekatan yang jauh lebih gelap, memanfaatkan kekuatan infernal dan sihir neraka untuk menghancurkan musuh dari jarak menengah hingga jauh. Kombinasi dua class ini terasa sangat menarik karena memberi dua fantasi bermain yang bertolak belakang, satu mewakili kekuatan surgawi dan satu lagi memanfaatkan kekuatan neraka itu sendiri.
BACA JUGA:Xbox Partner Preview Maret 2026 Banjir Pengumuman Gim Baru dan Kejutan Game Pass
Dari sisi cerita, Lord of Hatred tampak disiapkan sebagai klimaks dari saga kebencian yang sudah dibangun sejak gim utama dan ekspansi Vessel of Hatred.
Sumber:






