Surabaya, Memorandum.co.id - Buruh di Pasar Induk Osowilangon ditemukan tewas, Senin (30/3). Korban, Moh Yasik (44), warga Jalan Kauman, Kelurahan Jambangan, Kecamatan Dampit, Malang, ditemukan tewas, Senin (30/3/2020). Kali pertama korban meregang nyawa ditemukan Suli, rekannya sesama buruh di pasar sekitar pukul 08.13. Menurut Suli, semalam korban tidur di sekitar area Pasar Induk Osowilangon Blok D. Pada pukul 05.00, hendak membangunkan untuk bekerja. Namun korban sama sekali tidak merespons. "Saat saya cek, ternyata korban sudah meninggal," kata Suli kepada petugas. Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Benowo. Dan setelah diidentifikasi jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soetomo. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno membenarkan adanya laporan penemuan jenazah. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Yasik. Diduga korban mati karena sakit. "Menurut keterangan keluarganya korban sakit jantung," kata Jumeno kepada Memorandum. (rio/day)
Buruh Pasar Induk Osowilangon Tewas
Senin 30-03-2020,20:28 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:13 WIB
KPK Geledah Rumah Direktur PDAM Kota Madiun, Sejumlah Lokasi Ikut Disasar
Rabu 08-04-2026,08:17 WIB
Kejari Jombang Tetapkan Mantri BRI Keboan Jadi Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Rabu 08-04-2026,08:06 WIB
Cegah Teror Premanisme, Polsek Blega Giat Patroli di Ruas Jalan Nasional Bukit Gigir
Rabu 08-04-2026,06:01 WIB
Aliansi Mahasiswa Pecinta Sejarah Minta Kasus Perusakan Cagar Budaya di Gresik Segera Diusut
Rabu 08-04-2026,06:41 WIB
Arbeloa Tegaskan Peluang Real Madrid Masih Terbuka, Gol Mbappé Jadi Modal Lawan Bayern di Leg Kedua
Terkini
Rabu 08-04-2026,22:46 WIB
Dindik Jatim Kebut Pengisian 35 Kepala Sekolah Kosong
Rabu 08-04-2026,22:40 WIB
Akademisi Unair Ingatkan Risiko di Balik Kebijakan WFH ASN Jumat
Rabu 08-04-2026,22:33 WIB
ASN Pemprov Jatim Terapkan WFH Rabu dan Tunggu Sinkronisasi Kebijakan Pusat
Rabu 08-04-2026,22:28 WIB
B50 Berlaku 1 Juli 2026, Subsidi Bisa Hemat Hingga Rp 48 Triliun
Rabu 08-04-2026,22:18 WIB