BPJS Kesehatan Kediri Galakkan Pap Smear Gratis dan Perluas Layanan Jantung
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi.--
KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) KEDIRI terus memperkuat upaya pencegahan penyakit kronis di wilayah kerjanya. Pada semester kedua tahun 2026, BPJS Kesehatan memfokuskan program pemeriksaan pap smear gratis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna mendeteksi dini risiko kanker serviks.
Kepala BPJS Kesehatan KC Kediri, Tutus Novita Dewi, menjelaskan bahwa penanganan penyakit diawali melalui skrining kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Peserta yang teridentifikasi memiliki risiko sedang hingga tinggi akan mendapatkan penanganan lanjutan agar kondisinya tidak memburuk.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Madiun Apresiasi Faskes Berkomitmen Tingkatkan Layanan dan Edukasi JKN
Pernyataan tersebut disampaikan Tutus usai mengikuti Media Workshop dengan tajuk Kupas Tuntas Layanan Jantung dalam Program JKN: Dari Akses Pelayanan Berkualitas hingga Layanan Jantung Canggih bagi Peserta secara daring di Kafe Alinea, Jalan Pattimura, Kota Kediri, Rabu 16 September 2026.

Mini kidi--
"Pada semester kedua ini, kami menggalakkan penguatan pap smear di beberapa instansi. Kami menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI), laboratorium, dan dokter FKTP untuk menguatkan pemeriksaan di wilayah kerja KC Kediri," ujar Tutus.
Pemeriksaan pap smear menyasar peserta perempuan yang sudah menikah dan diprioritaskan bagi yang berusia di atas 40 tahun. Untuk memudahkan akses, petugas laboratorium akan mendatangi FKTP atau puskesmas setempat.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Tulungagung Perkuat Kendali Mutu dan Biaya Lewat Utilization Review
"Meski demikian, peserta yang merasa lebih nyaman melakukan pemeriksaan langsung di laboratorium tetap diperbolehkan. Layanan ini tidak dipungut biaya karena termasuk dalam kategori skrining kesehatan JKN," lanjutnya.
Tutus menambahkan, tingkat kepesertaan aktif JKN di wilayah KC Kediri saat ini telah melampaui 80 persen, sejalan dengan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di mayoritas kabupaten dan kota sekitarnya. Kesadaran masyarakat serta kepatuhan pelaku usaha dalam mendaftarkan pekerja pun terus meningkat.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang dinilai konsisten mengedukasi masyarakat mengenai program JKN.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Gresik Putus Kerja Sama dengan RSPG, Data 12.000 Pasien Dialihkan
"Sinergi dengan media sangat penting untuk menyebarluaskan informasi layanan sekaligus menampung masukan dari masyarakat," tambahnya.
Sumber:







