Sesar Aktif Melintas di Surabaya, BMKG Peringatkan Potensi Gempa M 6,8
Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto (kiri) dan PMG Madya BMKG Pasuruan Rozikan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua segmen sesar aktif, yakni Segmen Surabaya dan Segmen Waru, terkonfirmasi melintas tepat di bawah Kota Pahlawan dengan potensi kekuatan gempa hingga magnitudo 6,8.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengalkulasi potensi kekuatan gempa dari jalur patahan ini bisa mencapai magnitudo 6,8 dengan guncangan destruktif. Ancaman tersebut bukan tanpa alasan.
Berdasarkan pemutakhiran data Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen), pergerakan daratan dari kedua segmen bagian Sesar Kendeng ini terus terjadi setiap tahun.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika BMKG Kelas I Pasuruan Rozikan membeberkan, Segmen Surabaya memiliki potensi magnitudo maksimum hingga 6,7 M dengan pergerakan 0,5 milimeter per tahun. Sementara Segmen Waru menyimpan potensi magnitudo 6,8 M dengan laju pergerakan satu milimeter per tahun.
“Efeknya apa kalau terjadi magnitudo maksimum? Guncangan bisa mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala ini dapat memicu kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan tahan gempa, serta kerusakan berat hingga roboh pada bangunan biasa,” terang Rozikan.
BACA JUGA:Patahan Surabaya Viral, Pakar ITS Dorong Pemkot Perkuat Mitigasi Gempa

Mini kidi--
Rozikan menegaskan, Sesar Kendeng yang membelah Surabaya bukan merupakan patahan baru. Patahan tersebut merupakan struktur geologi purba yang kembali teridentifikasi sebagai sesar aktif berdasarkan pemutakhiran data geologi, geofisika, dan geodesi.
Meski berada di atas jalur sesar aktif berdaya rusak, Pemkot Surabaya meminta warga untuk tetap tenang dan tidak tergerus rasa panik berlebihan.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto menekankan bahwa keberadaan sesar aktif tidak serta-merta menandakan gempa akan terjadi dalam waktu dekat, melainkan menjadi pijakan utama untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Adanya sesar aktif ini masyarakat tidak perlu takut. Bukan berarti adanya sesar tersebut bakal terjadi gempa sekarang atau sebentar lagi. Tapi, masyarakat tetap penting untuk mengetahui risikonya,” tegas Irvan, Kamis 10 September 2026.
Irvan menyebutkan, BPBD Kota Surabaya bergerak secara maraton menggelar sosialisasi serta simulasi kedaruratan setiap hari demi mengasah kesiapsiagaan warga. “Kita terus lakukan, setiap hari kita berjalan. Diminta atau tidak diminta, kita jalan untuk melakukan mitigasi,” ujarnya.
Edukasi kebencanaan tersebut menyasar berbagai titik rawan, mulai dari permukiman padat penduduk, kawasan sekolah, dan area perkantoran.
Untuk mengantisipasi risiko terburuk, BMKG dan BPBD meminta masyarakat untuk membentengi diri dengan pengetahuan dasar penyelamatan mandiri, selalu memantau info resmi, serta tidak mudah termakan kabar bohong.
BACA JUGA:Patahan Surabaya Viral, Pakar ITS Dorong Pemkot Perkuat Mitigasi Gempa

Gempur Rokok Illegal--
Rozikan membagikan panduan teknis yang harus dilakukan saat guncangan gempa melanda area bangunan. “Tetap tenang, kemudian pahami prinsip seperti drop, cover, hold on, seperti menunduk, kemudian melindungi kepala, masuk ke kolong meja, dan berpegangan di situ,” urai Rozikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemetaan mandiri terhadap infrastruktur evakuasi di lingkungan sekitar.
“Kenali akses evakuasi, di mana kita berada tentunya sudah ada rambu evakuasi, jalur evakuasi, dan titik kumpul. Nah, kemudian lokasi titik kumpul itulah yang menjadi tujuan akhir dari kita apabila terjadi bencana,” pungkasnya. (alf)
Sumber:







