Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

32 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dirawat, Diduga Efek Keracunan MBG Kambuh

32 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dirawat, Diduga Efek Keracunan MBG Kambuh

Penanganan medis santri Ponpes Manbaul Hikam di RSI Siti Hajar Sidoarjo.--

SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 32 santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam kembali mendapat penanganan medis di RSI Siti Hajar Sidoarjo setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka mulai mendapat perawatan sejak Selasa 8 September 2026 dengan keluhan yang disebut masih serupa dengan kondisi saat pertama kali mendapat perawatan usai dugaan keracunan MBG pada awal September.

BACA JUGA:Fraksi PKB Sidoarjo Jenguk Santri Korban Keracunan MBG yang Masih Dirawat di RSUD

Sebelumnya, pada Senin 7 September 2026 malam, sebanyak 45 santri dan santriwati juga dilarikan ke dua rumah sakit karena mengalami keluhan kesehatan.


Mini kidi--

Sebanyak 12 pasien menjalani perawatan di RSI Siti Hajar, sementara 33 lainnya mendapat penanganan di RSUD RT Notopuro Sidoarjo.

Humas RSI Siti Hajar, Eka Bayu, membenarkan adanya pasien yang kembali mendapat perawatan setelah mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan kasus keracunan MBG sebelumnya.

"Benar ada korban dugaan keracunan kembali dirawat di RSI Siti Hajar sebanyak 32 pasien per kemarin," ujar Eka saat dikonfirmasi, Rabu 9 September 2026.

BACA JUGA:Satgas Pengawasan SPPG Dibentuk, Pastikan MBG Aman

Menurutnya, keluhan yang dirasakan para pasien kali ini masih sama seperti saat mereka menjalani perawatan sebelumnya. Gejala yang muncul di antaranya mual, diare, dan pusing.

"Para pasien keluhannya sama seperti awal dirawat dulu," imbuhnya.

Kasus kambuhnya keluhan kesehatan tersebut bukan pertama kali terjadi. RSI Siti Hajar sebelumnya juga menerima pasien dari kasus serupa.


Gempur Rokok Illegal--

Dari 32 pasien yang mendapat penanganan sejak Selasa, sebagian besar kini sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

Sumber: