Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol Maling, Proyektor dan Laptop Rp14 Juta Raib

Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol Maling, Proyektor dan Laptop Rp14 Juta Raib

Polisi saat olah tempat kejadian perkara di kantor Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.--

BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.IDKantor Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten BLITAR, dibobol maling dengan pelaku yang masuk melalui pintu depan dan menggondol 2 proyektor serta 2 laptop dengan kerugian Rp14 juta, diketahui oleh Kepala Desa sendiri pada Rabu petang 2 September 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus ini dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa rekaman kamera pengawas, dengan dugaan pelaku sudah lama mengintai sasaran dan hafal seluk-beluk kantor desa.

BACA JUGA: Motor Honda Beat Milik Karyawan Alfamidi Banyuurip Digondol Maling

"Masih diselidiki. Polisi juga sudah olah tempat kejadian perkara. Termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas," kata Aiptu Saiful Muheni, Jumat 4 September 2026.


Mini kidi--

Dia mengatakan bobolnya kantor desa itu berawal ketika Kepala Desa Sukadi hendak masuk kantor untuk menyiapkan perangkat rapat yang membutuhkan proyektor dan laptop untuk presentasi, dan saat sampai di depan kantor desa ia curiga dengan kunci yang menancap di pintu ruang kerja bagian luar.

BACA JUGA:Maling Motor Bersarung Tepergok Korban, Tinggalkan Honda Vario di Gang Krukah Surabaya

"Rencananya mau menggelar rapat dan mengecek laptop dan proyektor yang disimpan di ruang kerja. Sesampai di depan pintu kantor ruang kerja melihat kunci pintu sudah dalam keadaan menancap di lubang kunci bagian luar. Awalnya tak curiga. Saksi menduga ada yang meminjam proyektor," katanya.

Betapa terkejutnya setelah mendapati proyektor yang hendak digunakan raib dari lemari kaca, dan dua laptop di atas meja pelayanan tak jauh dari pintu masuk juga sudah raib, sehingga setelah menghubungi para perangkat desa dan tidak ada yang menggunakan atau meminjam, akhirnya dilaporkan ke kantor polisi.


Gempur Rokok Illegal--

Sadar jika kantor dibobol, geger. Apalagi, setelah menghubungi para perangkat desa tidak ada yang menggunakan atau meminjam. Sadar sudah dibobol, akhirnya melaporkan kejadian ke kantor polisi.(dul)

Sumber: