Ikon Budaya Lomba Ayam Sap-Sap Situbondo Sukses Jadi Magnet Wisatawan
Ayam sap-sap dilepas dari tengah laut dalam lomba tradisional di Pantai Pasir Putih Situbondo.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ikatan Perahu Pasir Putih (Ikaperti) menggelar lomba ayam sap-sap di Pantai Wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, dalam rangka Hari Jadi Kabupaten SITUBONDO (Harjakasi) ke-208 tahun dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu 30 Agustus 2026.
Ayam sap-sap merupakan tradisi melombakan ayam betina yang diterbangkan dari tengah laut menuju bibir pantai dengan jarak sekitar 500 meter. Ayam yang berhasil mendarat paling jauh di daratan akan keluar sebagai pemenang.
BACA JUGA:Turun Langsung Jajakan Mangga hingga Besuki, Mas Rio Antar Situbondo Raih Penghargaan Nasional
Selain lomba ayam sap-sap, dalam rangkaian acara tahun ini Ikaperti juga menyuguhkan berbagai perlombaan tradisional lainnya, termasuk balap perahu layar wisata. Sebelumnya, mereka juga telah melaksanakan tradisi petik laut dengan melarung hasil bumi sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh para anggota yang mengais rezeki di pantai wisata tersebut.

Mini kidi--
Rangkaian kegiatan budaya ini sukses menarik perhatian dan mendapat apresiasi dari wisatawan yang memadati area pantai.
Syarifudin (45), pengunjung asal Kabupaten Bondowoso, mengaku beruntung menghabiskan akhir pekan di Situbondo. Selain menikmati panorama alam dan ombak pantai yang tenang untuk anak-anaknya bermain air, ia juga dapat menyaksikan tontonan langka.
"Saya bersama istri dan dua anak bisa melihat langsung lomba ayam sap-sap dan adu cepat perahu layar tradisional. Ini pertama kalinya saya melihat ayam bisa terbang sejauh itu," ujar Syarifudin.
BACA JUGA:Lomba Perahu Layar Tradisional Meriahkan Harjakasi dan HUT Kemerdekaan RI di Situbondo
Apresiasi senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Situbondo Edy Wiyono. Ia mengaku bangga atas inisiatif Ikaperti yang konsisten melestarikan olahraga tradisional tersebut.
"Selain pelaksanaannya sukses, lomba tradisional seperti ayam sap-sap dan balap perahu layar ini terbukti menjadi magnet kuat yang menarik kunjungan wisatawan ke Pantai Pasir Putih," kata Edy.
Edy mengakui persiapan rangkaian lomba pada 2026 terkesan mendadak. Meski demikian, antusiasme masyarakat dan pelancong tetap luar biasa demi menyaksikan dua perlombaan yang menjadi ikon wisata Situbondo tersebut.
"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menganggarkan dana khusus pada tahun depan. Tujuannya agar agenda tahunan ini dapat dikemas lebih matang, terencana, dan meriah, sehingga Pantai Pasir Putih bisa dikenal secara lebih luas," pungkas Edy.

Gempur Rokok Illegal--
Sumber:







