iklan HUT R!

467 ASN Pemprov Jatim Terima Satyalancana Karya Satya, Khofifah Tekankan Pengabdian

467 ASN Pemprov Jatim Terima Satyalancana Karya Satya, Khofifah Tekankan Pengabdian

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada salah satu ASN Pemprov Jatim.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 467 ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa 18 Agustus 2026.

Penganugerahan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti 222 ASN, terdiri atas satu penerima masa pengabdian 30 tahun dan 221 penerima pengabdian 10 tahun. Sementara sesi kedua diikuti 245 ASN, dengan rincian enam penerima pengabdian 30 tahun, lima orang 20 tahun, dan 234 orang 10 tahun.


Mini kidi--

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan penganugerahan Satyalancana Karya Satya pada Agustus 2026 menjadi tahap terakhir. Pemprov Jatim sengaja memaksimalkan momentum peringatan kemerdekaan agar penghargaan kepada ASN dapat diberikan secara langsung dan lebih khidmat.

Khofifah juga menjelaskan, prosesi Satyalancana Karya Satya memiliki tata upacara khusus karena merupakan tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia. Prosesi diawali dan diakhiri dengan penghormatan pasukan atau tanda kebesaran, setelah pembacaan keputusan Presiden oleh Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni.

Menurut Khofifah, mekanisme tersebut berbeda dengan penyematan Satyalancana yang selama ini kerap dilakukan hanya melalui perwakilan. Ia berharap prosesi tersebut dapat semakin memberikan makna atas dedikasi ASN selama menjalankan tugas dan pengabdiannya.


Gempur Rokok Illegal--

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam prosesi tersebut, termasuk jajaran OPD dan Korps Musik (Korsik) yang mengiringi upacara. Khofifah menilai suasana khidmat dalam penyematan menjadi bagian penting untuk menghargai dedikasi para penerima penghargaan.

"Ini tanda kehormatan dari Presiden. Jadi sebelum disematkan ada penghormatan, setelah dibacakan keputusan juga ada tanda kebesaran. Prosesi ini kita lakukan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para ASN," tukasnya. (ain) 

Keyword Panjang:

Kota:
Surabaya

Sumber: