iklan HUT R!

Warna-Warni Forum Rebuan Situbondo, dari Dialog Mahasiswa KKN hingga Aksi Polos Bocah SD

Warna-Warni Forum Rebuan Situbondo, dari Dialog Mahasiswa KKN hingga Aksi Polos Bocah SD

Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat berdialog dengan mahasiswa dalam forum rebuan.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ada pemandangan unik dalam pelaksanaan Forum Rebuan bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten SITUBONDO melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu 5 Agustus 2026 malam.

Jika biasanya Forum Rebuan menjadi wadah diskusi formal antara pemerintah dan masyarakat, kali ini Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengemasnya secara berbeda. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini berdialog santai dengan ratusan mahasiswa KKN yang tengah mengabdi di Situbondo.

BACA JUGA:Harumkan Situbondo di Piala Dunia Woodball 2026, Peraih Medali Emas Eka Candra Diganjar Bonus Rp15 Juta

Suasana semakin hangat ketika seorang anak kecil tiba-tiba hadir di tengah jalannya acara. Bocah kelas 1 SD bernama Sena itu mengaku sengaja datang karena ingin bertemu langsung dengan orang nomor satu di Situbondo tersebut.


Mini kidi--

"Ibu dan ayah saya jualan. Begitu melihat ada Mas Rio, saya langsung mengikuti ke sini," tutur Sena dengan polos di hadapan bupati.

Aksi berani Sena langsung disambut antusias oleh para mahasiswa KKN yang hadir. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh berkali-kali pecah saat Sena menjawab pertanyaan bupati dengan jujur, termasuk saat ia mengaku belum disunat karena baru saja masuk sekolah.

BACA JUGA:Kawinkan Gelar Juara, SSB PGMS Rajai Piala Soeratin Situbondo 2026

Menanggapi momen spontan tersebut, Mas Rio menegaskan bahwa Forum Rebuan adalah ruang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia. Kehadiran Sena menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah untuk membangun budaya komunikasi yang inklusif sejak dini.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, serta dilatih agar berani berbicara dan berpikir kritis," ujar Mas Rio.

Momen dialog humanis ini menjadi pembeda dalam Forum Rebuan kali ini. Selain mendengarkan cerita Sena, agenda utama forum tetap berjalan, yaitu menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung kesan, pesan, serta suka duka para mahasiswa selama menjalankan program KKN di Situbondo.


Gempur Rokok Illegal--

Perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa mereka tidak menemui kendala signifikan selama membaur dengan warga. Mereka justru terkesan dengan keramahan masyarakat, kepala desa, hingga camat di wilayah Situbondo.

"Saya dan teman-teman mahasiswa  bangga punya kesempatan KKN di Situbondo, sehingga bisa berkontribusi langsung membantu warga di area pedesaan maupun perkotaan,"kata perwakilan mahasiswa.

Sumber:

Berita Terkait