iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Rencana Satu Jalur Jalan Raya Lontar Batal, Warga Urung Turun ke Jalan

Rencana Satu Jalur Jalan Raya Lontar Batal, Warga Urung Turun ke Jalan

Kondisi Jalan Raya Lontar yang dilalui Kendaraan roda empat maupun dua--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Rencana pengalihan arus lalu lintas menjadi satu jalur di Jalan Raya Lontar, Surabaya akhirnya dibatalkan setelah warga setempat melakukan penolakan.

Sebelumnya warga mendengar adanya informasi bahwa ada kebijakan dari pemkot mengubah jalan raya Lontar menjadi satu arah yang akan mulai diberlakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) pada hari Jumat mendatang.


Mini Kidi Wipes.--

Rencana satu jalur ini kabarnya akan diterapkan di sepanjang Jalan Raya Lontar, mulai dari ujung timur hingga ke barat dengan panjang mencapai sekitar 2 kilometer, area yang terdampak langsung meliputi wilayah RW 01 dan RW 02 Lontar Surabaya.

BACA JUGA:Dishub Kota Pasuruan Layangkan Surat Peringatan 1 kepada Jukir Penunggak Retribusi

Bambang Mujiono Ketua RT 01 RW 01 Lontar Surabaya mengungkapkan bahwa keputusan penolakan ini diambil setelah seluruh pengurus RT, RW, beserta tokoh masyarakat menggelar musyawarah.

"Katanya Pak RW itu dapat berita bocoran dari pihak kelurahan kalau nanti hari Jumat itu akan diberlakukan Jalan Raya Lontar ini satu arah. Dari barat ke timur. Sesuai dengan musyawarah, sudah sepakat warga dan tokoh masyarakat semua ini menolak," ujar Bambang, Rabu (8/7).


Gempur Rokok Illegal--

Bambang menjelaskan, warga merasa keberatan karena kebijakan satu jalur dinilai sangat menyulitkan aktivitas sehari-hari. Jika dipaksa satu arah, warga yang ingin menuju lokasi yang dekat terpaksa harus memutar jauh hingga ke kawasan Pakuwon atau Citraland. 

BACA JUGA:Ratusan Sopir Truk Geruduk Dishub Jombang, Tuntut Penanganan Pungli dan Bajing Loncat

Warga menilai kebijakan tersebut juga tidak mendesak. Selama ini, Jalan Raya Lontar yang memiliki lebar sekitar 5 hingga 6 meter tersebut mampu dilewati roda empat secara berpapasan.

Menurut Bambang, kemacetan di kawasan tersebut sudah jauh berkurang sejak dibukanya Jalan Radial Road Lontar.

"Kemacetan sekarang sudah mendingan, enggak terlalu macet kayak dulu semenjak Radial Road dibuka. Selama ini untuk salipan mobil, bus, atau truk juga masih bisa dan bebas. Jadi warga mempertanyakan kenapa Dishub tiba-tiba mau mengubah satu jalur," tambahnya.

BACA JUGA:Dishub Surabaya Tingkatkan Kompetensi Juru Parkir Melalui Diklat Bersertifikat

Sumber: