iklan bhayangkara2

Terjebak Palung Laut Saat Mancing di Pantai Bama, Warga Banyuwangi Ditemukan Tewas

Terjebak Palung Laut Saat Mancing di Pantai Bama, Warga Banyuwangi Ditemukan Tewas

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang ditemukan tersangkut akar pohon bakau di kawasan Pantai Bama, Situbondo.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang warga Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, yang dilaporkan hilang akibat terjebak palung laut saat memancing di Pantai Bama, Kecamatan Banyuputih, SITUBONDO, ditemukan meninggal dunia, Kamis 2 Juli 2026.

Korban diketahui bernama Maman Wahyudi (30).

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh keponakannya, Ismanto (27).

Saat ditemukan, jasad korban tersangkut di akar pohon bakau di kawasan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih.

BACA JUGA:Fenomena Grup LGBT Situbondo di Facebook, Warga Minta Pengawasan Ketat terhadap Remaja


Mini Kidi Wipes.--

"Saya ikut membantu melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan. Saya mendapati jasad paman sudah terbujur kaku tersangkut akar bakau," ujar Ismanto.

Menurut Ismanto, korban bersama puluhan warga tiba di Pantai Bama pada Selasa, 30 Juni 2026, untuk mengikuti ritual adat Bakungan.

Setelah kegiatan selesai, korban berjalan sekitar 500 meter ke arah utara untuk memancing.

Saat air laut surut, korban berjalan ke tengah laut, namun terpeleset ke dalam palung hingga tenggelam.


Gempur Rokok Illegal--

Menerima laporan penemuan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas Banyuwangi, BPBD Situbondo, dan para relawan langsung mengevakuasi jasad korban ke bibir pantai.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo Puryono mengonfirmasi operasi SAR resmi dihentikan setelah korban ditemukan.

Sumber: