iklan bhayangkara
Pildun Banner

Pemkab Magetan Temui Paguyuban Pasar Baru Bahas Polemik Parkir

Pemkab Magetan Temui Paguyuban Pasar Baru Bahas Polemik Parkir

Pertemuan Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Paguyuban Pasar Baru membahas polemik lahan parkir.--

MAGETAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar audiensi dengan Paguyuban Pedagang Pasar Baru, Rabu 1 Juli 2026. Tujuannya, untuk membahas polemik lahan parkir di sisi selatan pasar dan menyepakati pengaturan parkir berdasarkan waktu,

Audiensi tersebut dihadiri sekretaris daerah, kepala dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), satuan polisi pamong praja (satpol PP), serta dinas perhubungan (Dishub).

Kepala Disperindag Magetan, Sucipto, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang mengakomodasi kebutuhan ekonomi pedagang tanpa mengabaikan ketertiban kota melalui pembagian zona parkir berdasarkan waktu.

BACA JUGA:Perbaikan Longsor Telaga Sarangan Belum Jelas, Wisatawan Magetan Was-was


Mini Kidi Wipes.--

"Hasilnya, untuk pagi dan siang hari diperbolehkan parkir khusus kendaraan roda dua di sebelah selatan dengan catatan tidak untuk kendaraan roda empat dan harus ditata dengan rapi. Sedangkan untuk malam harinya kawasan tersebut harus steril dari parkir," ujar Sucipto.

Sucipto menjelaskan, aturan larangan parkir di kawasan tersebut bukan kebijakan baru karena telah diterbitkan sejak era Bupati Suprawoto untuk menjaga estetika dan keindahan tata kota.

Menurutnya, penertiban kembali dilakukan karena ditemukan pelanggaran terhadap aturan tersebut.

BACA JUGA:Kantor Setdakab Magetan Dibobol Maling, Tujuh Laptop Bagian Hukum dan Ortala Hilang


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Pemkab Magetan mempertimbangkan kondisi di lapangan yang berdampak terhadap pendapatan para pedagang sehingga kebijakan baru dibuat lebih fleksibel sebagai jalan tengah.

"Sekarang ini, dengan adanya kebijakan baru, kami mempertimbangkan faktor ekonomi masyarakat. Kami mengambil jalan tengah seperti itu, yang penting tetap tertata rapi," pungkas Sucipto. (sep/rik)

Sumber: