Program Bunda Puspa Latih 160 Perempuan Gresik Berwirausaha untuk Perkuat Ekonomi Keluarga
Peserta Program Bunda Puspa mengikuti rangkaian pelatihan kewirausahaan yang digelar Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) GRESIK melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) melatih 160 Perempuan melalui Program Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa) Tahun 2026 guna memperkuat ekonomi keluarga, Selasa 30 Juni 2026.
Program tersebut akan berlangsung selama enam hingga delapan bulan dengan rangkaian pembelajaran, pelatihan, dan pendampingan usaha.
BACA JUGA:Puluhan Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Diserahkan kepada Warga Desa Campurejo

Mini Kidi Wipes.--
Wakil Ketua TP PKK Gresik dr Shinta Puspitasari mengatakan, Program Bunda Puspa bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.
"Harapan kami memang Bunda Puspa ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama bagi warga miskin," ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2022, Program Bunda Puspa menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kualitas kehidupan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
BACA JUGA:Rumah Kreatif Damar Kurung Diproyeksikan Jadi Episentrum Budaya di Gresik
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Program Bunda Puspa 2026 tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan yang telah memiliki usaha, tetapi juga membuka kesempatan bagi perempuan yang ingin memulai usaha.
"Asalkan diiringi dengan komitmen yang kuat dalam merintis usaha dan betul-betul serius mengikuti seluruh rangkaian kegiatan," kata dr. Shinta.
Sebanyak 160 peserta berasal dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Driyorejo, Dukun, Kebomas, Kedamean, Ujungpangkah, dan Wringinanom.
Peserta diprioritaskan bagi perempuan yang belum pernah menerima bantuan serupa dan belum tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Seluruh peserta didata melalui aplikasi Gresik Soya milik Dinas Sosial Kabupaten Gresik agar program menjangkau masyarakat yang belum tersentuh bantuan pemerintah pusat.
Selama mengikuti program, peserta memperoleh materi mengenai konsep gender, perlindungan anak, ketahanan keluarga, kewirausahaan responsif gender, perempuan dan pembangunan desa, serta penguatan kelompok.
Sumber:






