iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Cegah Kenakalan Remaja dan Curanmor, Polsek Simokerto Sambang Tokoh Pendidikan

Cegah Kenakalan Remaja dan Curanmor, Polsek Simokerto Sambang Tokoh Pendidikan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasan, Aipda Sandra P., S.H., saat melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dan sambang tokoh di lingkungan pendidikan.--

​SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Guna menjaga kondusifitas wilayah hukum Kota SURABAYA, Polsek Simokerto melalui jajaran Bhabinkamtibmas gencar melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dan sambang tokoh di lingkungan pendidikan.

Kegiatan kali ini menyasar dua sekolah menengah kejuruan di wilayah Kelurahan Kapasan, yakni SMK ABI dan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, pada hari Senin 29 Juni 2026.

BACA JUGA:Jumat Curhat Gabungan Polsek Simokerto dan Satbinmas Tekan Angka Kriminalitas dan Kenakalan Remaja


Mini Kidi Wipes.--

​Dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasan, Aipda Sandra P., S.H., kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mensosialisasikan layanan kedaruratan Call Center 110 milik Polri.

​Dalam kesempatan tersebut, Aipda Sandra berdialog langsung dengan Kepala SMK ABI, Smaun, M.Pd., serta Kepala SMK Muhammadiyah 1, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T.

BACA JUGA:Dukung Adiwiyata, Bhabinkamtibmas Polsek Simokerto Titip Pesan Kamtibmas di SMP YPPI 1 Surabaya

Kedua tokoh pendidik tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mengajak lingkungan sekolah dan warga sekitar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Kapolsek Simokerto, Kompol Zainur Rofik, S.H., menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dan tokoh pendidikan sangat penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.

​"Kami menitipkan sejumlah pesan kamtibmas penting kepada para tokoh pendidik untuk diteruskan kepada siswa maupun orang tua murid. Salah satunya adalah pengawasan ketat terhadap putra-putri mereka agar sudah berada di rumah pada pukul 22.00 WIB guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kompol Zainur Rofik.

BACA JUGA:Polsek Simokerto Ungkap Penggelapan Honda Stylo, 2 Tersangka Diamankan


Gempur Rokok Illegal--

​Selain fokus pada kenakalan remaja, Polsek Simokerto juga mengimbau pihak sekolah dan warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap rawan kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), khususnya penggunaan kunci ganda pada kendaraan roda dua.

​Warga juga diingatkan untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggal tidur atau bepergian, seperti mengunci pintu dan jendela, mematikan kompor gas, serta mengantisipasi penyebaran paham radikal di lingkungan tempat tinggal.

Sumber:

Berita Terkait