Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Briptu Aufa Delinda Putri Agata, Sisi Tegas Pengabdi Masyarakat yang Gemar Bersepeda

Briptu Aufa Delinda Putri Agata, Sisi Tegas Pengabdi Masyarakat yang Gemar Bersepeda

Briptu Aufa Delinda Putri Agata.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Menjadi seorang Korps Polisi Wanita (Polwan) menuntut dedikasi tinggi, ketegasan, sekaligus kesiapan untuk selalu hadir bagi masyarakat. Profil inilah yang melekat kuat pada sosok Briptu Aufa Delinda Putri Agata.

​Polwan berhijab kelahiran Bojonegoro, 13 Oktober 1995 ini saat ini mengemban amanah sebagai Banit Unit Samapta Polsek Bubutan di bawah naungan Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur.

BACA JUGA:Sosok Dekky Martiyandi di Mata Keluarga, Pendiam dan Pecinta Persebaya


Mini Kidi Wipes.--

Memulai karier kepolisiannya sejak lulus SEBA pada tahun 2014, Briptu Aufa telah melewati berbagai dinamika tugas di korps bhayangkara, mulai dari Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Satuan Sabhara, hingga Satuan Reserse Kriminal (Reskrim).

​Di tengah padatnya rutinitas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Metropolitan Surabaya, Briptu Aufa selalu menyempatkan diri untuk menjaga kebugaran fisik. Salah satu cara andalannya adalah melalui hobi aktif bersepeda.

BACA JUGA:Maknai Hari Kartini, dr. Lydia Nuradianti: Perempuan Adalah Sosok Multitasking yang Pantang Menyerah

​Bagi Briptu Aufa, bersepeda bukan sekadar olahraga pengisi waktu luang, melainkan sarana untuk melatih disiplin, daya tahan fisik, serta menjaga kesehatan mental agar tetap prima saat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

​Sebagai seorang Polwan Muslimah, Briptu Aufa memegang teguh prinsip bahwa seragam kebanggaan yang dikenakannya adalah sebuah amanah besar, baik kepada negara maupun kepada Sang Pencipta.

Bagi dirinya, kecantikan sejati seorang perempuan tidak diukur dari penampilan fisik, melainkan dari keteguhan iman, adab, dan ketulusan dalam mengabdi.


Gempur Rokok Illegal--

​"Jadilah perempuan yang tegas tanpa kehilangan kelembutan, kuat tanpa kehilangan hati. Ketika niat mengabdi karena Allah, setiap lelah dalam tugas insyaallah akan bernilai ibadah," ungkap wanita yang punya anak Dua ini.

​Ia juga menambahkan bahwa menjadi Polwan adalah tentang panggilan jiwa untuk memberikan rasa aman.

"Tegas dalam tugas, lembut dalam sikap, itulah kekuatan seorang polwan. Seragam hanyalah pakaian, namun akhlak dan iman adalah kehormatan sejati," tuturnya penuh bijak.

Sumber:

Berita Terkait