Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Wadahi Bakat Muda, Pemkab Jember Anggarkan Rp10 Milliar Bangun Sirkuit Balap Drag

Wadahi Bakat Muda, Pemkab Jember Anggarkan Rp10 Milliar Bangun Sirkuit Balap Drag

​Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jember, Ratna Sariwulan, --

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Fenomena balap liar yang kerap meresahkan warga dan membahayakan nyawa anak muda di Jember segera mendapat solusi konkret. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kini tengah mematangkan rencana pembangunan sirkuit balap drag race resmi dengan alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar dari APBD.

​Langkah ini diambil bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam memberikan wadah yang aman dan representatif bagi para pecinta otomotif di Bumi Pendhalungan.

BACA JUGA:Gandeng Warga Benahi Data PBB, Pemkab Jember Buka Lowongan Petugas Survei


Mini Kidi Wipes.--

​Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jember, Ratna Sariwulan, menjelaskan bahwa pembangunan ini merujuk pada standar keselamatan nasional. Untuk memastikan kualitasnya, pihak pemkab bahkan telah melakukan studi banding ke sirkuit di Surabaya.

​“Kami menjadikan standar Ikatan Motor Indonesia (IMI) sebagai acuan utama. Tujuannya jelas, agar anak-anak kita yang punya bakat di dunia balap bisa menyalurkan hobinya di tempat yang benar-benar aman,” ujar Ratna saat dikonfirmasi, Rabu 13 Mei 2026.

BACA JUGA:Pemkab Jember Dampingi Yonif 515 Kuasai Digitalisasi Administrasi Lewat Bimtek

​Sirkuit yang direncanakan ini akan memiliki lintasan lurus (drag race) dengan total panjang 420 meter, yang terbagi atas 210 meter lintasan pacu dan 210 meter area pengereman. Dimensi ini dirancang matang agar bisa mengakomodasi balap mobil maupun sepeda motor.

​Terkait lokasi, Ratna mengungkapkan ada dua pilihan yakni Jember Sport Garden (JSG) dan kawasan Watu Ulo. Namun, demi optimalisasi aset daerah, kawasan Watu Ulo menjadi kandidat kuat.

​“Watu Ulo lebih direkomendasikan karena status lahannya adalah aset milik Pemkab Jember. Kami sudah berkoordinasi dengan BPKAD terkait hal ini,” tambahnya.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

​Proyek yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Cipta Karya, Dispora, BPKAD, hingga IMI. Selain fokus pada lintasan utama, ke depan sirkuit ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti tribun penonton.

​Dengan adanya sirkuit ini, Pemkab Jember berharap tidak ada lagi aksi balap liar di jalanan umum. Selain meningkatkan keselamatan di jalan raya, kehadiran sirkuit di kawasan wisata seperti Watu Ulo diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

​“Ini adalah investasi untuk masa depan anak muda Jember. Kami ingin hobi mereka tidak lagi berisiko nyawa, tapi justru menjadi prestasi yang membanggakan daerah,” pungkasnya. (fbr/adv)

Sumber:

Berita Terkait