Legislator Gerindra Main Game saat Rapat Wabah Campak, Ketua DPRD Jember: Tidak Beretika dan Melukai Marwah
Achmad Syahri as Siddiqi, Anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra --
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Jember yang seharusnya sakral karena membahas nasib kesehatan ribuan warga mendadak berubah menjadi panggung sandiwara yang memuakkan. Alih-alih melahirkan solusi atas wabah campak dan polemik Universal Health Coverage (UHC), forum resmi itu justru tercoreng oleh aksi tak terpuji salah satu oknum legislator.
Sosok yang kini menjadi sasaran amuk massa di jagat maya adalah Achmad Syahri as Siddiqi. Anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra ini tertangkap kamera sedang asyik bermain game di ponsel pintarnya sembari mengepulkan asap rokok, tepat di tengah diskusi serius mengenai nyawa rakyat. Video singkat tersebut viral, memicu gelombang kemarahan publik yang merasa dikhianati oleh wakilnya sendiri.
BACA JUGA:Komisi B DPRD Jember Endus Ada Anggaran Siluman APBD 2026

Mini Kidi Wipes.--
Padahal, agenda rapat tersebut bukan perkara sepele. Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Dinas Sosial hadir untuk membedah penanganan kasus campak yang mengancam anak-anak Jember. Namun, di saat rekan-rekannya mencecar eksekutif dengan pertanyaan krusial, Syahri yang merupakan legislator termuda periode 2024-2029 ini justru tampak "tenggelam" dalam layar ponselnya.
Sikap abai ini dinilai sebagai tamparan keras bagi kedewasaan politik anak muda. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Puger, Gumukmas, dan Kencong, Syahri dianggap gagal memahami bahwa kursi yang ia duduki dibayar oleh keringat rakyat yang mengharapkan perubahan, bukan tempat untuk mencari hiburan pribadi di jam kerja.
BACA JUGA:Fatmawati Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Jember, Bupati Berharap Sinergi Menguat
Melihat institusinya dipojokkan, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, akhirnya angkat bicara. Dengan nada sesal, ia menyampaikan permohonan maaf terbuka atas perilaku anggotanya yang dinilai nihil etika.
"Kami atas nama pimpinan DPRD memohon maaf kepada seluruh masyarakat Jember. Ini perilaku yang tidak beretika dan sangat melukai marwah lembaga legislatif," ujar Halim dengan nada tegas, Selasa 13 Mei 2026.
Halim menegaskan bahwa insiden ini tidak akan dibiarkan menguap begitu saja. Kasus "Game dan Rokok" ini resmi akan diseret ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember untuk diproses secara etik.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
"Yang bersangkutan akan kami tegur keras. Ini soal attitude dan disiplin. Secara formal, BK akan melakukan pengkajian dan evaluasi serius," tambahnya.
Tak hanya sanksi kelembagaan, partai pengusung pun ikut berang. Ahmad Halim, yang juga merupakan petinggi Gerindra di Jember, memastikan akan ada proses internal. Menariknya, Halim membeberkan bahwa Syahri merupakan kader "hijau" yang belum sempat mengecap pendidikan karakter di Hambalang.
"Beliau memang anggota baru dan jujur saja, belum pernah mengikuti pendidikan kaderisasi di Hambalang. Namun, Fraksi Gerindra akan tetap memprosesnya sesuai ketentuan partai," ungkap Halim.
Sumber:









