Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Dibonceng Suami, Tas Selempang Warga Pasuruan Dijambret di Desa Gayam

Dibonceng Suami, Tas Selempang Warga Pasuruan Dijambret di Desa Gayam

Petugas Polsek Keboncandi melakukan olah TKP kasus jambret di Desa Gayam, Gondangwetan.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang perempuan berinisial SY (26), menjadi korban jambret saat dibonceng suaminya melintas di Desa Gayam, Kecamatan Gondangwetan, Minggu 10 Mei 2026 malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat korban bersama suaminya dalam perjalanan pulang dari arah Sidoarjo menuju rumah mereka.

Setibanya di wilayah Desa Gayam, sepeda motor Honda Vario warna putih tiba-tiba memepet kendaraan korban.

Pelaku yang mengenakan hoodie warna gelap kemudian dengan cepat menarik tas selempang milik korban.

Setelah berhasil merebut tas korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah selatan.

BACA JUGA:Perkuat Penyidikan Polres Pasuruan Kota, Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Judol


Mini Kidi Wipes.--

Menyadari menjadi korban kejahatan, korban bersama suaminya sempat melakukan pengejaran hingga wilayah Desa Brambang.

Namun, pelaku yang diduga lebih menguasai medan berhasil menghilang dan lolos dari kejaran korban.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan tas selempang berisi uang tunai Rp 500 ribu, kartu ATM, dokumen kependudukan, serta STNK sepeda motor.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi mengatakan, pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Ia menyebut petugas telah melakukan langkah cepat untuk mengidentifikasi pelaku yang masih dalam penyelidikan.

"Petugas sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi, termasuk saksi H (27). Kami juga tengah melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak jejak pelarian pelaku," ujar Junaidi, Selasa 12 Mei 2026.

Masyarakat diimbau lebih waspada saat berkendara pada malam hari, terutama di jalan yang minim penerangan guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (kd/mh)

Sumber: