Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Kartini Masa Kini Manfaatkan JKN untuk Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga

Kartini Masa Kini Manfaatkan JKN untuk Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga

pengguna jkn (ist)--

BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April menjadi momentum refleksi penting bagi perempuan. Peran pentingnya dalam setiap lini kehidupan menjadi nyawa kebahagiaan dalam keluarganya. Termasuk didalamnya adalah menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.

Sejalan dengan semangat Kartini yang memperjuangkan harkat dan kesejahteraan perempuan, BPJS kesehatan terus menunjukkan kepeduliannya. Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjadi fokus utama guna menjamin kesehatan seluruh kaum hawa. 

BACA JUGA:Pengalaman Peserta JKN, Hidayat Rasakan Manfaat Nyata Layanan Kesehatan Tanpa Biaya


Mini Kidi Wipes.--

Sebagai penyelenggara JKN, BPJS Kesehatan menghadirkan beragam manfaat layanan. Salah satunya adalah secara nyata mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit pada perempuan.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Layanan skrining IVA dan Pap Smear menjadi langkah penting untuk mencegah dan mendeteksi dini kanker serviks. Kepedulian ini dirasakan langsung oleh peserta JKN yaitu Wiwik Tempaka (68). 

“Salah satu layanan yang sangat saya rasakan manfaatnya adalah Skrining Riwayat Kesehatan. Skrining ini menjadi upaya awal untuk mendeteksi penyakit kronis sejak dini. Layanan ini dapat dilakukan setahun sekali bagi peserta BPJS Kesehatan berusia di atas 15 tahun. Kemudahan aksesnya tidak ribet dan menjadi nilai tambah kepuasan peserta. Melalui Aplikasi Mobile JKN, Chat WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, layanan tersebut dapat diakses. Selain itu, peserta dapat datang langsung melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar,” ujarnya.

BACA JUGA:Cek Status JKN Cukup Gunakan Mobile JKN dan PANDAWA

Menurut Wiwik, penyakit ini masih menjadi ancaman serius terutama bagi perempuan Indonesia. Ia pun berupaya untuk meningkatkan pola hidup sehatnya dan menjadi contoh bagi keluarganya.

“Kita tidak tahu kapan datangnya sakit. Dua anak perempuan saya, telah saya pastikan menjadi peserta JKN. Mereka juga tidak lupa untuk melakukan skrining riwayat kesehaan untuk deteksi dini. Misalnya saja seperti penyakit kanker payudara yang juga masih menjadi ancaman serius. Kami bertiga lerap datang ke FKTP untuk memanfaatkan layanan promotif dan preventif dari BPJS Kesehatan. Menurut saya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. Sehingga sudah seharusnya perempuan mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan menyeluruh,” tutur warga Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro ini. 

BACA JUGA:JKN Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Gotong Royong Jaga Rasa Aman Warga

Wiwik pun menambahkan jika setiap peserta JKN wajib untuk mengetahui kondisi sejak awal. Menurutnya, pesrta dapat segera melakukan langkah pencegahan. 

“Menjadi ibu yang sehat jiwa dan raga, tentunya menjadi dambaan. Sebagai perempuan dan ibu, saya merasa ini sangat penting. Secara tidak langsung, kesehatan seorang ibu khsususnya berpengaruh langsung pada keluarga. Jika ibu sehat, maka keluarga pun lebih terlindungi. Melalui momentum Hari Kartini ini, saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk semakin sadar akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, hingga memanfaatkan layanan skrining kesehatan yang telah disediakan. Perempuan, khususnya para ibu, merupakan garda terdepan dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga,” ungkapnya. 

Sumber:

Berita Terkait