new idulfitri

Serapan Beras Bulog Jatim Pecah Rekor di Tengah Ancaman El Nino

Serapan Beras Bulog Jatim Pecah Rekor di Tengah Ancaman El Nino

Pimwil Bulog Jatim Langgeng Wisnu Adinugroho saat kunjungan ke redaksi Memorandum.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Perum Bulog Kanwil Jawa Timur mencatat rekor serapan beras sekaligus memastikan stok aman hingga 14 bulan di tengah ancaman El Nino berdasarkan hasil penyerapan gabah dan beras yang terus meningkat, Rabu 15 April 2026.

Ancaman kemarau ekstrem yang disebut sebagai El Nino mulai diantisipasi serius oleh Perum Bulog.

Di Jawa Timur, langkah penguatan ketahanan pangan dilakukan dengan memastikan stok beras tetap aman dan penyerapan gabah petani berjalan maksimal.


Mini Kidi Wipes.--

Hal tersebut disampaikan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho saat kunjungan ke kantor redaksi Memorandum di Jalan Ketintang.

Menurutnya, kondisi produksi memang menghadapi tantangan, namun dari sisi ketersediaan stok dinyatakan aman.

"Kalau dari sisi produksi, memang ada tantangan. Tapi dari sisi Bulog, kami memastikan stok sangat kuat," ujar Langgeng.

BACA JUGA:Stok Beras Nasional Melimpah, Bulog Siap Hadapi Potensi El Niño 2026

Hingga pertengahan April, Bulog Jatim memiliki stok sekitar 1,174 juta ton beras yang menjadi salah satu capaian tertinggi.

Dengan jumlah tersebut, kebutuhan pangan dipastikan aman hingga 14 bulan ke depan.

Pada puncak panen April hingga Mei, serapan gabah dan beras mencapai 7.000 hingga 8.000 ton per hari dari 13 cabang.

BACA JUGA:Wujudkan Swasembada Pangan, Dirut Bulog Pimpin Panen Raya di Ngawi

Total penyerapan telah menembus 500 ribu ton atau sekitar 50 persen dari target tahunan sebesar 883 ribu ton.

"Ini capaian luar biasa, hasil kolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga kelompok tani," ucapnya.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah program tim jemput gabah dengan harga pembelian Rp 6.500 per kilogram langsung di lokasi panen.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

"Petani cukup panen, dirontokkan, dimasukkan karung, kami langsung beli di lokasi. Ini memutus ketergantungan pada tengkulak," jelasnya.

Secara kumulatif, realisasi penyerapan mencapai 501.224 ton atau 50,22 persen dari target 883.912 ton.

Selain itu, Bulog Jatim juga mulai meningkatkan penyerapan jagung.

BACA JUGA:Warga Serbu Pasar Murah Surabaya, Wali Kota Eri Pastikan Tambah Pasokan Bulog dan Berbagi Sembako Gratis

Dari target 100 ribu ton, realisasi telah mencapai 48.179 ton atau 48,18 persen.

"Ke depan, Bulog akan meluncurkan program stabilisasi pasokan jagung untuk mendukung peternak dengan harga terjangkau," tuturnya.

Di sisi hilir, stabilitas harga dijaga melalui operasi pasar dan program stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Dengan stok melimpah, harga beras medium dipastikan tetap terkendali.

BACA JUGA:Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tanam Jagung Serentak Bersama Poktan dan Bulog

Secara nasional, pengadaan beras mencapai 2 juta ton dari target 4 juta ton, sedangkan jagung mencapai 150.581 ton dari target 1 juta ton.

Langgeng mengimbau masyarakat tidak panik terhadap isu El Nino.

"Stok aman, distribusi terjaga. Tidak perlu panic buying. Kalau panik, justru harga bisa naik," tegasnya.

BACA JUGA:Sidak Gudang Bulog dan Pasar Pon, Sadarestuwati Pastikan Stok Beras Jombang Aman hingga Tahun Depan

Selain itu, Bulog Jatim mengantisipasi lonjakan produksi dengan menyewa tambahan gudang hampir 500 ribu ton di luar kapasitas utama sebesar 1,1 juta ton.

Bulog juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap peredaran beras oplosan yang kualitasnya di bawah standar.

"Pengawasan terus kami lakukan bersama Satgas Pangan agar masyarakat mendapatkan beras yang aman dan layak konsumsi," pungkasnya. (Ain)

Sumber: