new idulfitri

Lestarikan Mangrove, Terminal Petikemas Surabaya Perkuat Keberlanjutan Pesisir di Tanjung Perak

Lestarikan Mangrove, Terminal Petikemas Surabaya Perkuat Keberlanjutan Pesisir di Tanjung Perak

Pelestarian ekosistem mangrove di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak yang dilakukan oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan hasil positif.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pelestarian ekosistem mangrove di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak yang dilakukan oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) secara konsisten sejak 2010 terus menunjukkan hasil positif bagi lingkungan pesisir.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas kepelabuhanan dan keberlanjutan lingkungan.

Selama lebih dari satu dekade, TPS melaksanakan rehabilitasi yang mencakup penanaman, pemeliharaan, hingga perlindungan kawasan agar ekosistem mangrove dapat tumbuh secara alami.

Kawasan pesisir di sekitar terminal kini menjadi lebih stabil dan mampu berfungsi optimal sebagai pelindung alami dari ancaman abrasi.

BACA JUGA:Lapas Bojonegoro Raih Peringkat 1 Penilaian Ombudsman, Bukti Nyata Peningkatan Layanan Publik

BACA JUGA:Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya Tahan Miras hingga Sparepart Motor yang Diduga Ilegal

Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi menyampaikan bahwa pelestarian mangrove merupakan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

"Mangrove merupakan aset ekologis yang sangat penting bagi keberlanjutan pelabuhan," ujar Erika Asih Palupi.


Mini Kidi Wipes.--

Ia menambahkan bahwa pelestarian ini tidak hanya menjaga ekosistem pesisir tetapi juga mendukung operasional pelabuhan yang lebih ramah lingkungan.

Ekosistem mangrove di TPS saat ini berkembang menjadi habitat kaya bagi berbagai flora dan fauna pesisir serta memiliki peran strategis menghadapi perubahan iklim.

Kemampuan mangrove sebagai carbon sink alami membantu menyerap serta menyimpan karbon guna mengurangi dampak emisi dari aktivitas industri dan logistik.

Erika menjelaskan bahwa sekuestrasi karbon oleh mangrove memperkuat agenda dekarbonisasi perusahaan melalui solusi berbasis alam.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Selain pelestarian mangrove, TPS memperkuat upaya dekarbonisasi melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) pada operasional bongkar muat.

Peralatan seperti Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG) telah menggunakan energi listrik untuk mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil.

Pihak perusahaan juga mulai memanfaatkan panel surya sebagai bagian dari transisi menuju energi yang lebih bersih dan efisien di area terminal.

Integrasi antara pelestarian alam dan penggunaan energi bersih merupakan langkah nyata perusahaan dalam menurunkan emisi karbon secara berkelanjutan.

Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pesisir serta mengembangkan inisiatif dekarbonisasi sebagai bagian dari visi Smart and Green Port. (rio)

 

Sumber:

Berita Terkait