new idulfitri

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2026 Mendukung Sains untuk Kesehatan Global

Sejarah dan Tema Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2026 Mendukung Sains untuk Kesehatan Global

ilustrasi--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Masyarakat dunia memperingati Hari Kesehatan Sedunia setiap tanggal 7 April yang bertepatan dengan momen berdirinya World Health Organization (WHO) pada 1948, Selasa 7 April 2026.

Peringatan ini bermula pada Desember 1945 atas usulan para pejabat Brasil dan China.

 

 

Mereka menginginkan organisasi kesehatan internasional untuk mencakup permasalahan kesehatan yang independen dari kekuatan pemerintah.


Mini Kidi Wipes.--

 

 

Kemudian pada Juli 1946, pembentukan konstitusi WHO disetujui di New York, Amerika Serikat.

 

 

Konstitusi tersebut mulai berlaku pada 7 April 1948 dengan 61 negara menandatangani perjanjian pendirian WHO.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Jatim Selasa 7 April 2026, Hujan Ringan Dominasi Wilayah Kota Surabaya

Pada mulanya, Hari Kesehatan Sedunia pertama kali diperingati pada 22 Juli 1949.

 

 

Namun selang setahun setelahnya, WHO mengubah peringatan tersebut menjadi 7 April yang selaras dengan berdirinya organisasi itu.

 

 

 

Selama 50 tahun terakhir, peringatan ini telah menyoroti berbagai masalah kesehatan penting seperti kesehatan mental, perawatan ibu dan anak, serta perubahan iklim.

 

 

Perayaan ini ditandai dengan kegiatan-kegiatan yang berfungsi sebagai meningkatkan perhatian dunia pada aspek penting kesehatan global.

 

 

Pada tahun 2026, WHO mengusung tema Together for Health. Stand with Science yang berarti Bersama untuk Kesehatan. Mendukung sains.

Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan dalam menjaga kesehatan manusia dan lingkungan.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Tema tahun ini menekankan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi hasil kerja bersama berbagai pihak.

Sains menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan, baik dalam kebijakan kesehatan, penelitian, maupun perilaku hidup sehari-hari.

Melalui tema tersebut, WHO mengajak masyarakat dunia untuk mendukung keputusan berbasis bukti ilmiah.

Selain itu, peringatan ini bertujuan memerangi misinformasi kesehatan dan meningkatkan kepercayaan terhadap tenaga kesehatan serta peneliti.

WHO juga mendorong kerja sama lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan global. 

 

Sumber: