Sejarah dan Tema Hari Peduli Autisme Sedunia 2 April 2026
Ilustrasi peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia setiap 2 April.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dunia memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia setiap 2 April untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyandang autisme, Kamis 2 April 2026.
Peringatan global ini digagas dan disahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai upaya mendorong pemenuhan hak penyandang autisme yang selama ini kerap terpinggirkan.

Mini Kidi Wipes.--
Istilah autisme pertama kali diperkenalkan pada 1911 oleh psikiater Eugen Bleuler untuk menggambarkan gejala penarikan diri ekstrem dalam konteks skizofrenia.
Gangguan Spektrum Autisme merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi perilaku dan komunikasi, termasuk kemampuan interaksi sosial serta kecenderungan perilaku berulang dan terbatas.
BACA JUGA:Menguak Misteri di Balik April Mop, Kok Bisa Jadi Hari Tipu-Tipu Sedunia?
Pada 1943, Dr Leo Kanner mengidentifikasi autisme sebagai gangguan sosial dan emosional melalui artikelnya berjudul "Autistic Disturbances of Affective Contact".
Setahun kemudian, Hans Asperger menjelaskan autisme sebagai kondisi pada anak dengan kecerdasan normal namun mengalami kesulitan dalam keterampilan sosial dan komunikasi.
Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia ditetapkan setelah diadopsi Majelis Umum PBB pada 18 Desember 2007 untuk mendorong negara anggota meningkatkan kesadaran, penelitian, serta inklusi bagi penyandang autisme.

Gempur Rokok Ilegal -----
Pada tahun 2026, Hari Peduli Autisme Sedunia mengusung tema “Autisme dan Kemanusiaan – Setiap Kehidupan Bernilai” (Autism and Humanity – Every Life Matters).
Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menghormati nilai dan hak asasi setiap individu autis di berbagai belahan dunia.
Sumber:







