Respons SE Mendagri, Surabaya Perbanyak Titik CFD pada Akhir Pekan
CFD di Jalan Raya Darmo Surabaya dipadati warga saat akhir pekan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemkot Surabaya berencana menambah durasi dan titik pelaksanaan car free day (CFD) setiap akhir pekan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang perluasan hari bebas kendaraan bermotor, Rabu 1 April 2026.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan kondisi mobilitas di Kota Pahlawan dengan mengoptimalkan CFD pada Sabtu dan Minggu.

Mini Kidi Wipes.--
"Kalau kita kan CFD sudah pasti ya, hari Sabtu dan Minggu. Tapi rata-rata Minggu, kalau (CFD) hari biasa nggak mungkin," ujarnya.
Menurut Eri, penerapan CFD di hari kerja berisiko mengganggu aktivitas ekonomi karena jumlah penduduk di Surabaya bisa meningkat hingga 8 juta jiwa akibat arus komuter dari wilayah penyangga.
"Karena banyak orang yang masuk dari Sidoarjo mau ke Gresik, lewat Surabaya. Kalau CFD semua kasihan. Makanya kita akan jaga, tapi nanti yang untuk hari Minggu yang akan kita perbanyak titiknya," jelasnya.
Saat ini, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), CFD rutin digelar di sejumlah titik, antara lain Jalan Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kertajaya, dan Kawasan Kota Lama Kembang Jepun.
BACA JUGA:Wali Kota Eri Cahyadi Terapkan Kebijakan WFH ASN Pemkot Surabaya Setiap Jumat
Selain itu, Eri juga menetapkan kebijakan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggunakan transportasi umum saat berangkat kerja pada hari Rabu atau Kamis guna mendukung efisiensi energi dan menekan konsumsi BBM.
"Jadi hari Rabu atau Kamis (ASN) tidak menggunakan kendaraan dinas maupun pribadi, tapi menggunakan transportasi umum," tegas Eri.

Gempur Rokok Ilegal -----
Sebagai pengecualian, ASN yang menggunakan kendaraan listrik diperbolehkan tetap membawa kendaraan pribadi karena dinilai sejalan dengan upaya penghematan energi. (alf)
Sumber:







