Rukyatul Hilal Jatim Pantau Langit dari Pantai hingga Pesantren di 28 Titik
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menyebut bahwa rukyatul hilal penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah kali ini tersebar di 28 titik.-Lailatul Nur Aini-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menggelar rukyatul hilal penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026 petang.
BACA JUGA: Penentuan 1 Ramadan, Rukyatul Hilal Dilaksanakan di 21 Titik Lokasi Jawa Timur
Tahun ini, pengamatan bulan sabit muda dilakukan serentak di 28 titik strategis yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Mini Kidi Wipes.--
Sejumlah daerah yang menjadi lokasi pemantauan antara lain Kota Blitar, Pacitan, Banyuwangi, Probolinggo, Tuban, Madiun, Jombang, Gresik, Lumajang, Jember, Sampang, Ngawi, Malang, Bondowoso, Mojokerto, Sumenep, Lamongan, Ponorogo, Bangkalan, Kediri, Pasuruan, Situbondo, Pamekasan, Sidoarjo, hingga Bojonegoro.
Puluhan titik tersebut dipilih secara selektif dengan mempertimbangkan kondisi ufuk barat yang terbuka, minim polusi cahaya, serta kualitas atmosfer yang mendukung.
BACA JUGA:Rukyatul Hilal di Bukit Condrodipo Gresik Tidak Terlihat, Kepastian Ramadan Menunggu Sidang Isbat
Lokasinya pun beragam, mulai dari kawasan pantai, perbukitan, pelabuhan, gedung bertingkat, hingga lingkungan pondok pesantren.
Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa penyebaran titik rukyat ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan akurasi pengamatan hilal.
"Dengan banyaknya titik pengamatan, kami bisa mendapatkan data yang lebih komprehensif dari berbagai wilaya h di Jawa Timur. Ini penting sebagai bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat," ujar Bahtiar, Kamis 19 Maret 2026.
BACA JUGA:Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Kemenag Jatim Sebar Tim Rukyatul Hilal di 21 Titik Strategis
Ia juga menekankan bahwa rukyatul hilal bukan sekadar pengamatan biasa, melainkan bagian dari layanan keagamaan yang harus dilakukan secara profesional.
"Rukyatul hilal ini adalah upaya ilmiah sekaligus syar’i dalam menentukan awal Syawal. Kami memastikan pelaksanaannya berjalan profesional dengan melibatkan para ahli serta mengacu pada kriteria yang telah disepakati," imbuhnya.

Lokasi 28 titik rukyatul hilal di Jatim. -Istimewa-
Sumber:







